Kabau Sirah Tumbang Diseruduk Sapi Kerap di Kandang Sendiri - PATRONNEWS

Sunday, October 20, 2019

Kabau Sirah Tumbang Diseruduk Sapi Kerap di Kandang Sendiri

Kabau Sirah Tumbang Diseruduk Sapi Kerap di Kandang Sendiri

PADANG - Tren positif Semen Padang FC di lima laga terakhir, harua tercoreng saat menjamu Madura United, di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (20/10/2019). Kabau Sirah (julukan Semen Padang) ditanduk Sapi Kerap (julukan Madura United) dengan skor tipis 1-2 (0-1) dalam lanjutan Liga 1 2019.

Berstatus tuan rumah, Semen Padang harus kecolongan terlebih dahulu di menit 23 lewat gol Aleksandar Rakic. Namun, dominasi penguasaan bola oleh Semen Padang membuat tuan rumah mampu menyamakan kedudukan di babak kedua.

Penyerang Semen Padang, Karl Max Barthelemy sempat memberi asa kepada kawan-kawannya setelah mampu menjebol Madura United di menit 75.

Namun, menit-menit akhir babak kedua, Semen Padang sedikit terpojok. Hingga akhirnya, di menit 90, Diego Assis mampu membuat Madura United mencuri poin di kandang Kabau Sirah -julukan Semen Padang.

Skor 1-2 bertahan meski waktu tambahan babak kedua yang diberikan cukup lama, yakni dengan durasi tiga menit.

Jalannya Pertandingan

Lima menit awal babak pertama, tuan rumah Semen Padang banyak memberi tekanan kepada Madura United. Dikutip dari kompas.com, Stadion Haji Agus Salim juga begitu ramai dipadati penonton menambah semangat para pemain Semen Padang untuk menggebrak pertahanan lawan.

Menit ke-7, Flavio Beck junior mendapatkan peluang pertamanya dengan tendangan jarak jauh. Namun, tendangannya masih melenceng dari sasaran.

Masih dalam tekanan, Madura United harus kehilangan pemain bertahan mereka, Ante Bakmaz yang bertubrukan dengan rekannya, kiper Muhammad Ridho saat menghalau bola atas. Ante Bakmaz kemudian ditandu keluar lapangan dan diangkut ke mobil ambulans digantikan oleh Guntur Ariyadi.

Karl Max Barthelemy sebenarnya bisa saja membuat Semen Padang unggul lebih dulu di menit 15. Tentu jika sontekannya tak terlalu melambung di atas mistar gawang Madura United.

Meski bermain lebih mendominasi pada awal babak pertama, Kabau Sirah -julukan Semen Padang, lebih dulu kecolongan. Madura United berhasil unggul lebih dulu lewat tendangan kaki kiri Aleksandar Rakic pada menit 23.

Penjaga gawang Semen Padang, Teja Paku Alam, tak bisa membaca arah bola akibat pandangannya terhalang oleh rekannya.

Unggul 0-1, Madura United kembali memberi tekanan. Kali ini lewat Diego Assis. Namun, tendangan kaki kirinya masih menabrak tiang sebelah kiri dari kiper Teja Paku Alam.

Skema permainan Madura United lebih banyak mengandalkan serangan balik karena dominasi penguasaan bola dimiliki oleh tuan rumah. Tetapi, skema tersebut bisa dibilang menguntungkan Madura United.

Kali ini lewat kaki Greg setelah kiper Teja Paku Alam tidak membuang bola dengan sempurna saat mencoba keluar dari sarangnya. Hanya, tembakan Greg masih bisa dihalau oleh bek Syaiful Anwar dan mengenai mistar gawang. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga jeda babak pertama.

Beranjak ke awal babak kedua, Semen Padang tak mengendurkan serangan mereka. Peluang pertama didapat lewat tendangan bebas di sebelah kanan penyerangan Semen Padang. Namun, kesempatan yang dieksekusi oleh Flavio Beck Junior itu belum dimaksimalkan tuan rumah untuk mengonversi menjadi gol.

Rasa penasaran untuk menjebol gawang Muhammad Ridho juga dimiliki oleh Vanderlei Francisco. Di mana Vanderlei membuat Ridho harus menjatuhkan diri untuk menepis bola tendangan kaki kirinya. Tendangan Vanderlei itu hanya berbuah sepak pojok dan tetap belum bisa menciptakan gol.

Tekanan demi tekanan dan penguasaan bola terus dilakukan oleh tuan rumah kepada Madura United. Hal tersebut membuat strategi Madura United masih sama seperti babak sebalumnya, yakni skema serangan balik. Namun, Semen Padang masih belum menemukan celah untuk membuat jala yang dijaga Muhammad Ridho bergetar.

Menginjak menit ke-75, perjuangan Kabau Sirah akhirnya membuahkan hasil dan berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut dicetak oleh penyerang Semen Padang, Karl Max Barthelemy.

Mendekati akhir babak kedua, peluang didapat oleh Madura United lewat tendangan bebas tak jauh dari luar korak penalti. Rakic sebagai eksekutor berhasil menendangnya dengan baik, namun masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Teja Paku Alam.

Bola pun membentur mistar gawang dan liar di depan gawang. Diego Assis yang lolos dari jebakan offside berhasil membaca arah bola yang mengarah kepadanya.

Tak ingin hilang kesempatan, Assis yang tanpa pengawalan menyundul bola ke gawang Semen Padang. Di saat yang bersamaan, Teja Paku Alam masih belum bangkit dengan sempurna setelah terbang menepis bola tendangan Rakic tadi. Alhasil, Madura United unggul 1-2 di menit 90. Waktu tambahan tiga menit pun tak bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh tuan rumah. (*/PN-001)

Susunan Pemain

SEMEN PADANG FC (4-4-2): 12. Teja Paku Alam (PG), 55. Muhammad Rifqi, 27. Dedi Gusmawan, 44. Syaiful Anwar, 26. Roni Rosadi (13. Marco Kabiay 74'), 10. Dedi Hartono, 4. Yoo Hyun-goo, 87. Flavio Beck Junior, 88. Irsyad Maulana (78. Mariando Djonak Uropmabin 46'), 9. Karl Max Barthelemy, 99. Vanderlei Francisco (89. Vendry Mofu 61').

Cadangan: 7. Rudi, 13. Marco Kabiay, 19. Manda Cingi, 22. Agung Prasetyo, 24. Achmad Iqbal Bachtiar (PG), 78. Mariando Djonak Uropmabin, 89. Vendry Mofu.

Pelatih: Eduardo Almeida

MADURA UNITED (4-3-3): 20. Muhammad Ridho (PG), 16. Alfath Fathier, 28. Ante Bakmaz (2. Guntur Ariyadi 10'), 23. Kadek Raditya Maheswara, 6. Andik Rendika Rama, 17. Syahrian Abimanyu, 35. Zulfiandi, 8. Diego Assis, 11. Greg Nwokolo (27. Andik Vermansah 76'), 9. Aleksandar Rakic, 90. Alberto Goncalves (91. David Laly 85').

Cadangan: 2. Guntur Ariyadi, 7. Engelberd Sani, 15. Muhammad Ridwan (PG), 19. Moch Kevy Syahertian, 22. Marckho Merauje, 27. Andik Vermansah, 91. David Laly.

Pelatih: Rasiman

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 PATRONNEWS | All Right Reserved