PATRONNEWS

PERISTIWA

Ads

NUSA

PILKADA

POLITIK

SOLOK RAYA

Wednesday, August 21, 2019

Ramadhani, Taufiq, Hendra, Pimpin Fraksi-Fraksi DPRD Kota Solok

SOLOK - Fraksi-fraksi di DPRD Kota Solok masa jabatan 2019-2024 akhirnya terbentuk. Sebanyak tiga fraksi dengan komposisi mengejutkan, akhirnya diumumkan, sekaligus dengan ketua fraksinya masing-masing. Ketiga fraksi tersebut adalah Fraksi Golongan Karya (Golkar), dengan jumlah tiga kursi. Kemudian Fraksi Adil Makmur dengan 8 kursi, dan Fraksi Solok Bersatu dengan 9 kursi.

Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, menyatakan komposisi fraksi-fraksi telah dibentuk dan diumumkan pada akhir Sidang Paripurna DPRD agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden tadi pagi, Jumat (16/8). Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sementara Kota Solok, Yutris Can,SE, tersebut salah satunya mengumumkan Fraksi-fraksi yang sudah terbentuk dan disampaikan oleh Sekretaris Dewan, Zulfahmi.

"Alhamdulillah, fraksi-fraksi sudah terbentuk. Ke depan, kita menunggu penetapan dan pengesahan unsur pimpinan DPRD yang definitif, dan dilanjutkan dengan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang definitif. Kita harapkan, semua prosesnya bisa berlangsung cepat. Sehingga kita bisa langsung membahas KUA PPAS 2020 dan APBD 2020," ungkap Yutris Can, Rabu (21/8).

Fraksi Golongan Karya (Golkar) diketuai oleh Ramadhani Kirana Putra, dengan Sekretaris Nasril In Dt Malintang Sutan dan Anggota Yutris Can. Fraksi Golkar menjadi satu-satunya fraksi mandiri di DPRD Kota Solok.

Fraksi Solok Adil Makmur, yaitu Fraksi gabungan yang terdiri dari Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Keadailan dan Persatuan Indonesia serta Partai Persatuan Pembangunan. Fraksi tersebut diketuai oleh Taufiq Nizam dari PKS, dengan Wakil Ketua Rusdi Saleh (PAN), dan Sekretaris Andi Eka Putra (PPP). Dengan Anggota Fraksi, Irwan Sari In (PKPI), Ade Merta (PKS), Rika Hanom (Gerindra), Efriyon Coneng (PAN) dan Harizal (Gerindra).

Fraksi Solok Bersatu yaitu fraksi gabungan yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Nasional Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Fraksi dengan jumlah 9 kursi ini diketuai oleh Hendra Saputra (PBB), Wakil Ketua Rusnaldi (Hanura), dan Sekretaris Leo Murphy (PDIP). Dengan anggota Amrinof Dias Dt Ula Gadang (NasDem), Yoserizal (NasDem), Wazadly (PBB), Bayu Kharisma (Demokrat), Deni Nofri Pudung (Demokrat) dan Ade Surya Dharma (Hanura).

Yutris Can memaparkan, pihaknya sebagai pimpinan sementara DPRD Kota Solok masih memiliki tugas penting lainnya yang harus dituntaskan yaitu akan memproses pengajuan nama-nama pimpinan DPRD Kota Solok definitif, sedangkan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) nantinya dibentuk oleh pimpinan definitif tersebut.

Saat ini, terdapat tiga partai yang berhak menduduki kursi pimpinan DPRD Kota Solok yaitu dari Partai Golongan Karya akan menduduki sebagai Pimpinan Ketua, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat sebagai Wakil Pimpinan DPRD.

"Saat ini, kita sedang menunggu nama-nama yang diajukan sebagai calon pimpinan DPRD definitif yang nantinya akan digelar paripurna lagi untuk ditetapkan," ujarnya. (rijal islamy)

Tuesday, August 20, 2019

Karl Max Dua Gol, Semen Padang Bungkam Persela

PADANG - Semen Padang melanjutkan tren positif di pekan ke-15. Menjamu Persela Lamongan di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (20/8) sore tadi, Kabau Sirah sukses menang 2-0. Tampil dengan kekuatan terbaiknya, Semen Padang langsung ambil inisiatif serangan. Hasilnya, hanya butuh 11 menit saja, tuan rumah langsung buka skor. Berawal dari umpan silang Dedi Hartono, penyerang asing mereka, Karl Marx Barthelemy, sukses mencetak gol pembuka di laga ini.

Coba merespons, sayangnya, Delvin Rumbino dan Alex Goncalves yang turun di lini serang Persela kesulitan mengembangkan permainan. Sebaliknya, tuan rumah terus tampil dominan dimotori oleh Dedi dan Irsyad Maulana di sisi sayap.

Babak pertama sendiri berakhir 1-0.

Di babak kedua, Semen Padang langsung coba merespons. Serangan mereka luncurkan bertubi-tubi ke gawang yang dikawal Dwi Kuswanto. Puncaknya, Karl Marx kembali sukses cetak gol. Memanfaatkan asis Dedy Gusmawan, rekan setim Ezechiel N’Douassel di Timnas Chad ini sukses menggandakan keunggulan timnya di menit ke-57.

Di sisa laga, Semen Padang coba mengamankan skor, sementara Persela masih saja kesulitan menembus lini belakang Kabau Sirah. Sampai akhir laga, skor 2-0 bertahan dan Teja Paku Alam sukses raih clean sheet kedua beruntunnya dalam dua pekan. (*/PN-001)

Tiga Unit Rumah Ludes Terbakar di Cupak, Kabupaten Solok


SOLOK - Sebanyak 3 unit rumah di Korong Gantiang, Jorong Pasar Baru, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, ludes terbakar, Selasa dinihari (20/8). Kebakaran hebat itu terjadi sekira pukul 01.00 WIB, saat warga tengah terlelap tidur.

Peristiwa nahas tersebut awalnya diketahui oleh Embrizal (60) dan Septri Noverman (34), warga Gantiang, Jorong Pasar Baru, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Keduanya mendapati api telah membesar dan melahap dinding rumah warga. Mereka langsung meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar.

Kejadian tersebut membuat warga yang sebelumnya tengah terlelap tidur, berhamburan keluar rumah dan berusaha membantu memadamkan api bersama dengan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok yang datang tak lama berselang.

Kobaran api baru bisa dijinakkan sekira pukul 02.30 WIB. Sebanyak 3 unit rumah kayu milik Syamsir (60), Lisma (70) dan Ajniwati (56) tinggal puing. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Kapolres Solok Arosuk AKBP Ferry Irawan, melalui Kapolsek Talang Iptu Yasril, menyatakan dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut dipicu akibat dari korsleting (arus pendek) listrik.

"Kita masih melakukan penyelidikam penyebab pasti kebakaran," ungkapnya. (rijal islamy)

Pulang Kampung ke Padang, Nilmaizar Siap Bawa Kemenangan


PADANG - Pelatih legendaris Semen Padang FC, Nilmaizar, akhirnya "pulang kampung" ke Ranah Minang. Namun, kepulangannya bukan untuk menjadi pelatih Kabau Sirah (julukan Semen Padang FC) yang kini sedang berada dalam krisis. Nilmaizar, datang ke Ranah Minang sebagai Pelatih Persela Lamongan. Lawan yang akan dihadapi Kabau Sirah di lanjutan Liga 1 2019, di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (20/8/2019) sore.

Nilmaizar merupakan nama yang sangat familiar bagi pendukung Semen Padang FC. Selain pernah menjadi pelatih dan asisten pelatih Kabau Sirah sejak 2003 hingga 2017, Nilmaizar merupakan salah satu pemain legenda yang lama berkarier di Semen Padang.

Menatap laga perdananya menghadapi Kabau Sirah, Nilmaizar mengaku dirinya tidak mau meremehkan kondisi Semen Padang yang kini berada di dasar klasemen Liga 1 2019. Sebagai orang yang mengerti luar dalam Semen Padang FC, Nilmaizar mengaku dirinya tetap menaruh respek dan penuh kewaspadaan terhadap Kabau Sirah. Meski begitu, Nilmaizar menegaskan timnya siap membawa pulang kemenangan.

"Ini pertama kali saya ke sini dengan warna yang berbeda. Dulu Semen Padang, sekarang Persela Lamongan. Namun, seluruh publik sepakbola Ranah Minang dan masyarakat Sumbar tahu, bahwa saya seorang profesional. Target saya bertandang ke Stadion H Agus Salim, adalah menang," tegasnya.

Sebagai pelatih yang berpengalaman dan sangat lama membesut skuad Kabau Sirah, Nilmaizar mengaku memahami banyak tentang permainan Semen Padang. Namun, ia tidak mau berkomentar terlalu dalam dan tetap akan memaksimalkan pemainnya dalam pertandingan nanti.

"Kita disini harus bisa memisahkan untuk sementara. Satu sisi saya putra daerah, saya orang Minang dan saya besar di Semen Padang FC. Di satu sisi saya juga harus profesional, jadi kita pakai itu saja," katanya.

Nilmaizar juga menegaskan dirinya siap jika pendukung yang menjelekkan, mencaci atau bahkan menghina. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal biasa, dan efek dari profesionalitas.

"Sebagai orang yang harus profesional, saya sudah siap mental. Fenomena seperti itu normal dalam menjalani kehidupan. Profesionalitas sebagai pelatih harus saya junjung tinggi," tegasnya.

Nilmaizar juga memuji sosok pelatih Semen Padang FC Weliansyah yang pernah menjadi asistennya. Coach Nil, menyebut Welliansyah layak menjadi pelatih Semen Padang.

"Weli pelatih yang bagus. Dia sudah dapat Lisensi Pelatih A kemarin. Dia sudah membuktikan kemampuannya bahwa dia memang layak jadi pelatih Semen Padang," tegasnya.

Saat ini, Semen Padang FC masih terjerembab di dasar klasemen Liga 1 2019. Kabau Sirah baru mengoleksi 7 poin dari 12 laga. Hasil sekali menang atas PSIS Semarang di laga terakhir dan empat kali imbang. Sementara, Persela Lamongan kini berada di posisi ke-15 dengan 12 poin 13 laga. Hasil dua kali menang, 6 kali seri dan 5 kali kalah. (PN-001)

Sunday, August 18, 2019

Pelaku Tabrak Lari di Guguak Sarai Ditangkap di Sijunjung


SOLOK - Kepolisian Resor (Polres) Solok Kota mengungkap kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di wilayah Sungai Lasi, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Rabu (14/8/2019), sekira pukul 11.00 WIB. Pengungkapan Laka Lantas yang menyebabkan korban tabrakan, Sawirman (65), diungkap dengan memanfaatkan teknologi. Yakni menggunakan rekaman close circuit television (CCTV), dan pemindai lokasi, atau global positioning system (GPS). Kecelakaan yang terjadi di Jalinsum IX Koto Sungai Lasi tersebut melibatkan dua kendaraan. Yakni sebuah mobil pick up jenis Mitsubishi L300 menabrak sebuah sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor yang kemudian diidentifikasi bernopol BA 6452 PH, akhirnya tewas. Pengendara mobil pick up L300, bernopol BA 8931 KN, sempat membawa korban ke atas mobilnya dan membawa ke arah wilayah Kota Solok.

Usai kecelakaan, Polres Solok Kota menerima pesan berantai melalui Whatsapp dan memonitor postingan warga di facebook tentang informasi tabrak lari dimana pelaku membawa lari korban dengan menggunakan mobil yang dikendarainya.

Postingan Warga Di Medsos
Menurut informasi tersebut, kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Sumatera Kec. IX Koto Sungai Lasi Kab. Solok pada hari Rabu (14/8/2019), pukul 11.00 WIB. Dalam kecelakaan tersebut pelaku tabrak lari menggunakan mobil pick up L300 (BA-8931-KN) menabrak pengendara motor Supra Fit (BA-6452) an. Sawirman (63 tahun) warga Limau Kapeh, Kec. IX Koto Sungai Lasi, lalu mengangkut korban ke atas mobilnya dan membawa lari korban.

Rekaman CCTV
Merespon informasi tersebut, jajaran Polres Solok Kota mendatangi TKP, menggali keterangan saksi dan mengambil rekaman CCTV milik warga di dekat TKP. Berdasarkan informasi saksi-saksi di TKP dan rekaman CCTV menunjukkan bahwa informasi yang beredar melalui Whatsapp dan Facebook tersebut adalah memang benar.
Namun, di TKP, jajaran Polres Solok Kota hanya menemukan motor korban, tidak menemukan korban, pelaku dan kendaraan yang digunakannya. Selanjutnya, jajaran Polres Solok Kota melakukan pengejaran terhadap pelaku tabrak lari, penyisiran di lokasi yang diduga menjadi tempat pelaku meletakkan korban.
Kasat Reskrim IPTU Defrianto S.H. dan Tim Reskrim melakukan pengejaran terhadap pelaku di Kab. Sijunjung. Setelah dibantu oleh personil Polres Sijunjung, akhirnya keluarga pelaku bersedia menyerahkan pelaku untuk dibawa ke Polres Solok Kota bersama barang bukti mobil yang digunakan pelaku saat menabrak korban,  kata Defritanto.
Evakuasi Korban
Mendapat informasi dari Kasat Reskrim, Kasat Lantas IPTU Sugeng Riadi S.H. bersama tim dan warga akhirnya menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa tergeletak di pinggir jalan Nagari Paninjauan, Kec. X Koto Di Atas, Kab. Solok.
Kasat Lantas menjelaskan bahwa pelaku adalah DP (29 Tahun), warga Nan Balimo Kota Solok. Kepada penyidik, pelaku menerangkan bahwa pelaku menabrak korban akibat hilang kendali, setelah menabrak korban, pelaku tadinya hendak membawa korban rumah sakit di Kota Solok, tapi tidak jadi. Selain takut dikeroyok massa juga tidak punya uang untuk biaya pengobatan korban. Pelaku juga sangat menyesali perbuatannya, meminta maaf atas kekhilafannya dan panik tidak tahu harus berbuat apa.

Ucapan Belasungkawa Dan Santunan Korban Laka Lantas Dari Jasa Raharja
Kasat Lantas menerangkan juga bahwa Kanit Laka dan Kepala Jasa Raharja Kota Solok sudah mendatangi rumah korban di Nagari Padusi, Sungai Lasi untuk menyampaikan ucapan belasungkawa dan santunan korban kecelakaan lalu lintas dari Jasa Raharja.
Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo, mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang sudah cepat merespons pengaduan warga. Menurutnya, kesolidan dan saling bantu antar fungsi dan satuan, dalam waktu cepat bisa mengungkap kasus tabrak lari tersebut. 

"Kami juga berterima kasih kepada masyarakat dapat cepat menginformasikan kejadian ini dan bersyukur kecepatan penanganan kasus ini juga mendapat apresiasi dari warga," ujar Kapolres.

Camat IX Koto Sungai Lasi, Reflidon Dt Kayo, menyatakan pihaknya berterima kasih atas respons cepat personel Polres Solok Kota mengungkap peristiwa tersebut. 

"Alhamdulillah kami atas nama pemerintahan kecamatan IX Koto Sungai Lasi mengucapkan terima kasih dan salam hormat atas keberhasilan jajaran Polres dalam memburu pelaku tabrak lari di Limau Kapeh Nagari Guguk Sarai, Salam Santun," ujar Camat IX Kota Sungai Lasi Reflidon Dt Kayo di akun medsos.

Kapolres Dony Setiawan mengingatkan kepada jajarannya untuk tetap mempertahankan kecepatan merespons aduan dari masyarakat sekecil apapun.

"Ini adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kita," ujar Dony.



Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di wilayah Sungai Lasi, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Rabu (14/8/2019), sekira pukul 11.00 WIB. Pengungkapan Laka Lantas yang menyebabkan korban tabrakan, Sawirman (65), diungkap dengan memanfaatkan teknologi. Yakni menggunakan rekaman close circuit television (CCTV), dan pemindai lokasi, atau global positioning system (GPS). 

Kecelakaan yang terjadi di Jalinsum IX Koto Sungai Lasi tersebut melibatkan dua kendaraan. Yakni sebuah mobil pick up jenis Mitsubishi L300 menabrak sebuah sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor yang kemudian diidentifikasi bernopol BA 6452 PH, akhirnya tewas. Pengendara mobil pick up L300, bernopol BA 8931 KN, sempat membawa korban ke atas mobilnya dan membawa ke arah wilayah Kota Solok. 

Kejanggalan pun terjadi, saat korban ternyata tidak dibawa pengendara L300 ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat. Belakangan diketahui korban dibawa ke wilayah Nagari Sibarambang, Kecamatan X Koto Diateh dan ditinggalkan di sana. Saat ditemukan personel Polres Solok Kota, Sawirman sudah dalam kondisi tewas.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo didampingi Kasat Lantas Iptu Sugeng Riadi dan Kapolsek Sungai Lasi Iptu Edi Yuhendra, menyebutkan pihaknya menggunakan rekaman CCTV dan memindai lokasi pelaku dan korban dengan GPS.

Korban Sawirman (65) merupakan warga Limau Kapeh, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok. Dalam rekaman CCTV, terlihat mobil pick up L300 membawa korban di bagian belakang (bak) mobil. Dalam rekaman CCTV, terlihat jelas nomor polisi mobil berwarna hitam tersebut. (PN-001)

Hardimen Koto Bicara Sosok Irjen Pol Fakhrizal


JAKARTA - Cerdas dan multidimensi. Begitu pendapat tokoh sepakbola nasional; Hardimen Koto. Urang awak yang sangat familiar ini bicara tentang sosok Inspektur Jenderal Polisi Drs. H. Fakhrizal M.Hum yang kini Kapolda Sumatera Barat. Hardimen Koto, praktisi olahraga nasional itu menuturkan opininya dengan gamblang.

"Satu yang pasti, Fakhrizal adalah sosok cerdas dan multi dimensi," kata Hardimen Koto di sela-sela trofi bergilir Kapolda Cup, berakhir dengan meriah, pekan lalu.

Dan publik juga akan terus mengingat kepedulian dan kontribusi hebatnya untuk Minangkabau Cup, turnamen kolosal dan terbesar di Indonesia.

Dunia sport memang darah Fakhrizal. Ketika keseharian Jendral berbintang dua itu padat dengan aktivitas, dia tak lantas melupakan dunia sport.

Sport event, dari Tinju, Sepakbola, Dayung, Bulutangkis, Tenis, Taekwondo hingga Karate tak luput dari atensinya.

"Saya paham itu cara ampuh untuk city-branding," ujar Hardimen.

Sport-event, termasuk sport-tourism, adalah aktivitas populer di manca negara sebagai strategi branding,” tambahnya.

Lihat bagaimana mega-city macam Paris dan Tokyo sangat serius menjadi tuan rumah Olimpiade.

Lihat bagaimana Sumsel begitu maju dalam berbagai sektor usai mereka menjadi tuan rumah PON, SEA Games hingga Asian Games.

"Percepatan pertumbuhan ekonomi, infrastruktur sangat terasa," kata Hardimen Koto.

Jika Jendral Fakhrizal sudah berbuat, maka kemulti-dimensiannya menjadi lengkap.

"Sebab kita semua juga tahu, Fakhrizal juga sangat proletar, rendah hati, dekat dengan siapa saja, termasuk praktisi budaya, tokoh agama dan cerdik pandai," ujar Hardimen pula.

"Lalu, sebab sosoknya komplit, saya pikir Fakhrizal adalah cermin tokoh yang pas untuk memimpin Sumatera Barat, dengan ide-ide hebatnya," kata Hardimen.

Kita berharap, di era kepemimpinan Fakhrizal, Sumbar bisa jadi tuan rumah PON bahkan SEA Games.

Kita juga berharap, Sumbar juga dipilih ‘Bidding Committee’ Indonesia untuk Olimpiade 2032 sebagai salah satu tuan rumah, misalnya Sepakbola atau Pencak Silat. (*/SLK-001)

Gubernur Murad Ismail dan Analisis Masa Depan Maluku


Gubernur Murad Ismail dan Analisis Masa Depan Maluku

Oleh: Abdul Kadir Pelu, SH

Tanggal 24 April 2019, Gubernur Maluku Murad Ismail dilantik di Istana Negara, dengan pelantikan ini terjawab sudah ekspektasi publik di Maluku yang menginginkan Gubernur baru. Sesuai dengan survey beberapa lembaga yang mengindikasikan bahwa masyarakat menginginkan figur Gubernur yang baru untuk menjawab keresahan selama ini yang belum terselesaikan untuk permasalahan permasalahan Daerah di Maluku. Nawacita besar untuk kemaslahatan Maluku bisa terlihat dari gagasan Visi dan Misi yang tertuangkan dalam lembaran agenda Dearah, namun sejauh ini kurang sedikit yang berasumsi bahwa potret perjalan pemerintahan tidak berjalan efektif yang dinilai lewat beberapa tulisan dan kritikan di media cetak maupun media online yang berkelana kita temukan.

Namun apapun yang menjadi problem dan kritikan membentuk wajah ekpsektasi anak daerah harus wajib selaras dengan analisis fakta yang kontemporer untuk menjadi legitimasi nilai suatu landasan dalam mengarungi samudera harapan dan prospek kedepan, agar apa yang diasumsikan tidak menjadi narasi kosong dalam bahan kritikan dan evaluasi. Di sini saya coba menguraikan dan pemetaan terkait nalar masa depan Maluku di tangan Gubernur yang mempunyai visi strategis untuk memperhatikan kaum miskin, prioritas sosial dan membangun ekonomi, serta networking nasional dan Birokrasi pemerintahan yang efektif  dan efisien. Karena Dia (Gubernur) mempunyai akan hal itu.

Kritik Evaluasi 100 Hari Kerja
Banyak mata tertuju pada etape awal pemerintahan sebagai rujukan kesuksesan dan monitoring menajemen pengelolaan yang dimana ada pemberlakuan standar penilaian khusus untuk 100 hari kerja. Hal ini merupakan hal yang lumrah dalam berbagai Value Good Governance. Dalam konteks ini, ada benarnya namun yang agak keliru dari patokan ini adalah dengan langsung menjustice dengan asumsi Gubernur lalai dengan tidak mempertimbangkan hal kondisonal, karena dalam pengelolaan Daerah apalagi skala Provinsi pasti butuh waktu, serta  prinsip perspektif dan mekanisme formal yang indicator nya ada pada aturan main sehingga kredibilitas memang harus dapat teruji dalam kebijakan.

Dari sinilah kita dapat mengetahui muatan pada prospek jangka pendek dan jangka panjang dalam realisasi program, jadi sungguh naïf bagi kita menilai dan mengukur angka keberhasilan lewat 100 hari kerja. Kita harus sadari bahwasanya Penetapan tujuan dan sasaran yang jelas dalam jangka pendek maupun jangka panjang sesuai visi tidak bisa semua nya terealisasi dalam waktu yang singkat. Apalagi perlu struktur kelembagaan yang solid untuk mendorong nya terwujudnya system menajemen yang baik dan terstruktur. Disini kita harus tahu bersama bahwa dalam Birokrasi Pemerintahan Daerah Maluku sedang mengalami perombakan setelah masa pemerintahan transisi dari Gubernur sebelumnya ke Gubernur Baru untuk mewujudkan Visi dan Misi, jadi berdampak sistematis untuk kebijakan dalam roda pemerintahan. Jadi, Perencanaan yang realistis dan terkonsep pasti akan terwujud dengan waktu tak ditentukan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan oleh pemangku kebijakan (Gubernur Murad Ismail).

Menagih Janji Pemindahan Ibukota
Kritik yang disampaikan terkait menagih janji Gubernur Murad Ismail Dan Wakil Gubernur Barnabas Orno untuk pemindahan ibukota dari Ambon ke Makariki dengan tidak memperhatikan aspek procedural adalah merupakam hal yang keliru, kenapa ? semua kebijakan harus mempunyai koridor hukum dan mekanisme yang harus didudukan. Disini kita lihat secara analisis, Gubernur Murad Ismail bukan berarti tidak menginginkan pemindahan ibukota, namun harus diketahui semua bahwasanya wajib mempunyai syarat dan mekanisme yang dimana gubernur juga harus memperhatikan hal teknis dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) sesuai penelitian dan perancangan persiapan nya apakah layak sesuai aspek prioritas procedural ataukah tidak. Karena sebagaimana kita ketahui melakukan pemindahan ibukota bukan seasuatu perkara yang mudah sesuai apa yang dipikirkan seperti membalikkan telapak tangan, akan tetapi dia berdampak besar terhadap keberlangsungan masyarakat dan Daerah ke depan.

Contoh konkret di Maluku Utara, kebijakan terkait pemindahan ibukota dari Ternate ke Sofifi mengalami kendala besar dan pengamat kebijakan pemerintah banyak melihat sebagai kebijakan yang tidak efektif dan salah pada sasaran sesuai dengan ekspektasi dan harapan. Hal ini dan hal lainya kemungkinan menjadi bahan pertimbangan menurut analislis hemat yang diperkirakan, karena kita masyarakat dan Para pemangku jabatan serta stakeholder lainya  pada prinsipnya menginginkan untuk kemaslahatan dan kemakmuran rakyat dapat tercapai.

Gubernur MI & Networking

Sosok yang terlahir dari kesederhanaan keluarga dan berbekal Komandan Korps Brimob Polri menjadikan satu satu nya orang Maluku yang pernah menjabat Jabatan tersebut sebelum menjabat Gubernur Maluku. Hampir tiga tahun lebih menjabat dari 31 desember 2015 sampai dengan 5 januari 2018, sehingga sudah tak asing lagi namanya dalam peredaran sirkulasi pejabat pejabat Negara.

Di Indonesia, proses pemerintahan di daerah tidak terlepas pisahkan dari kebijakan dari pimpinan pusat karena ini menyangkut dengan roda pemerintahan secara kesinambungan. Dan akses itu tidak terlepas dari garansi undang-undang yang mengatur dan  juga wajib ditopangi dengan nilai bergening yang kuat secara personal kepala daerah maupun bergening nilai daerah secara umum. Karena lakon pemerintahan politik di Indonesia selalu berlandaskan Networking dan nilai personal kedaerahan.

Sosok Gubernur MI diuntungkan secara figuritas untuk Maluku, kenapa ? keresahan yang selama ini diasumsikan dan dibangun bahwa Maluku selalu dan sering dianaktirikan oleh pemerintah pusat bisa terjawab sesuai ekspektasi dan harapan public Maluku lewat sisi personal Gubernur MI yang mumpuni lewat eksistensi proses perjalanan nya di kancah nasional. Kebijakan kebijakan strategis untuk nawacita kesejahteraan dan kemakmuran public Maluku dapat terealisasi dengan baik lewat loby dan bergening yang maksimal, agar harapan public dapat teratasi terlepas dari landasan otonom dari yang sudah pasti dalam genggaman tangan nya. Lumbung ikan Nasional (LIN) maupun undang undang Provinsi kepualuan dan poin-poin strategis lainya adalah merupakan topic yang selama ini selalu diusulkan dari khalayak publik untuk di akomodir oleh pemerintah pusat.

Kepemimpinan yang gigih bekerja niscaya akan menghasilkan perubahan yang jelas. Membuka pintu komunikasi, siapapun bisa langsung berkonsultasi dari Gubernur MI adalah membuktikan kepemimpinan ini tak berjarak. Maluku mempunyai sosok yang besar untuk sebuah harapan yang besar. Rekam jejak kesuksesan kepemimpinan adalah keteladanan yang nyata, sangat banyak kepala daerah yang bekerja nyata, namun sorot lampu hanya ke Jakarta, dan dia (Gubernur) pernah melakukan itu di pasar Mardika bahwa Maluku juga bisa langsung konfirmasi ke Menteri langsung melalui telepom genggam untuk mengkonfirmasi apa yang jadi kebutuhan dan permasalahan di daerah ini. Kedekatan kedekatan emosional dengan pihak istana, jajaran mentri dan para petinggi lembaga negara lainya, terlepas dari amanah undang-undang adalah merupakan angin segar untuk Maluku kedepan lewat tangan Gubernur.

MI & Potret karakter anak Maluku
Lakon nya yang tegas, berwibawa dan terbuka dalam tutur kata adalah merupakan gambaran potret anak Maluku secara utuh. Dengan Sisi personal jati diri seperti ini, menjadikan dirinya beda dengan politisi politisi lain. Kenapa ? ada yang lain dalam sosok ini yang membedakan dirinya dengan politisi lain yang banyak terlihat jaga image, banyak pencitraan, dan menutup diri. Dari anatomi psikologi politik dapat menggambarkan kejujuran lewat karakternya terbuka dan dan arah pembicaraan nya yang lepas tanpa memoles argument seperti kepala daerah yang lain.

Di era milenial abad ke-21 seperti sekarang jarang sekali kita menemukan karakterisik pemimpin seperti sedemikian rupa. Orang banyak melihat dan berasumsi bahwa Gubernur merupakan sosok yang arogan, padahal kita harus melihat secara logika terbalik bahwasanya ini merupakan sosok karakter asli anak Maluku yang jujur dan terbuka tanpa sandiwara.

Salah satu ukuran keberhasilan demokrasi nya adalah akses yang terbuka, kepemimpinanya terlahir tanpa terikat dengan yang lama, kemunculan namanya tanda sirkulasi kepemimpinan ada di jalur yang benar. Ia menunjukan bahwa kekuasaan bukan digenggam melainkan dipakai untuk kemaslahatan. Dia mampu mendobrak keadaan dengan tidak terjebak pada akses kaum kaum konglomerat yang biasanya menyuplai dana segar dan setelah terpilih akan menjadi penyembah mereka, seperti kita orang Maluku yang ingin hidup bebas seperti orang terdahulu yang merdeka dalam keberlangsungan hidup.

Sekarang tugas kita adalah mendukung kebijakan pemerintah daerah dengan menganalisis deskriptif dimana melihat kebijakan dan perkembngan nya dibawah tangan Gubernur Murad Ismail. Keberlangsungan daerah di dapat dengan kebijakan pemerintah daerah sesuai aspek kondisonal kedaerahan dan Visi Misi yang telah dicanangkan. Karena tujuan dan sasaran kebijakan adalah untuk kemakmuran dan kemaslahatan masyarakat Maluku. (***)


Abdul Kadir Pelu, SH
Fungsionaris Pengurus Besar HMI/Pemuda Jasirah)

GAYA HIDUP

FOKUS

GAYA HIDUP

OLAH RAGA

POLITIK

© Copyright 2019 PATRONNEWS | All Right Reserved