Mengenal Rico Alviano: Dari Sawahlunto ke Senayan
Rico Alviano lahir pada 16 Januari 1980 di Jakarta, tumbuh dari keluarga yang sederhana tanpa nama besar di panggung politik. Perjalanan hidupnya awalnya tidak terlalu terlihat seperti figur publik, tapi justru kondisi itu jadi bahan bakar semangatnya untuk terus berjuang.
"Saya sebelumnya tak terpikirkan jadi Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat,DPR RI. Karir saya awal sebagai pengusaha dan kemudian politikus yang fokus melayani masyarakat luas, disinilah ada harapan untuk lebih mengabdikan diri ke masyarakat Sumatera Barat," kata Rico Alviano kepada wartawan senin 5 januari 2026.
Apalagi kita saat ini suasana kembali rutinitas anak masuk sekolah. Rico Alviano mengajak kita lebih mengutamakan pendidikan dalam pembentukan karakter.
Rico menempuh pendidikan formal dari SD hingga SMK di Jakarta dan Sawahlunto sebelum kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Islam Sumatera Utara, mengambil bidang Teknik Elektro dan lulus pada tahun 2011.
Pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi yang sangat berguna saat ia beralih ke dunia usaha dan akhirnya politik. Pengalaman ini membentuknya jadi sosok yang peduli dengan masyarakat terdampak bencana Sumatera Barat baru baru ini.
Motivasi Rico untuk terjun ke dunia politik bukan sekadar mengejar kursi atau kekuasaan, tetapi lebih karena panggilan hati untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia aktif di organisasi partai dan akhirnya mencatatkan namanya sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 mewakili Sumatera Barat I dari Fraksi PKB..
Pengalaman di dunia usaha memperkuat kapasitasnya dalam memahami kebutuhan masyarakat terutama dalam isu lapangan kerja, pendidikan, dan kesejahteraan.
Di DPR RI,Rico selalu turun ke bawah di saat-saat masyarakat Sumbar lagi berduka dengan membagikan sembako,obat obatan dan sebagainya.
"Saat terjadi bencana banjir dan longsor, saya ingin bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan, membutuhkan sesama kita ini jadi pengabdian luar biasa yang saya rasakan sampai hari ini," jelas Rico Alviano.
Kesuksesan Rico bukan semata soal jabatan, tetapi bagaimana ia menggunakan posisi untuk membawa perubahan nyata. Dari seorang yang “bukan siapa-siapa”, ia berhasil mencatatkan hampir 36 ribu suara dalam pemilu legislatif dan menjadi wakil rakyat yang dipercaya masyarakat Sumbar I — sebuah bukti bahwa kepercayaan bisa diraih lewat kerja nyata dan kedekatan dengan konstituen.
Ia membuktikan bahwa politik bukan hanya siklus pemilu,sesungguhnya dari seorang pemimpin lahir dari rakyat untuk rakyat. (EKO/PN-001)

Post a Comment