News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SBLF Rilis 14 Caleg DPR RI Asal Sumbar yang Akan Melenggang ke Senayan

SBLF Rilis 14 Caleg DPR RI Asal Sumbar yang Akan Melenggang ke Senayan

SBLF Rilis 14 Caleg DPR RI Asal Sumbar yang Akan Melenggang ke Senayan

Nofi Candra, Zigo Rolanda, Shadiq Pasadigoe dan Rahmat Pendatang Baru di Dapil 1

PADANG, PATRONNEWS.CO.ID - Lembaga Riset Sumatra Barat Leadership Forum (SBLF), merilis 14 nama kandidat Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI yang diprediksi akan berhasil melenggang ke Senayan sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatra Barat 1 dan 2.

Dari 14 nama tersebut, tujuh di antaranya adalah Caleg petahana. Sementara sembilan lainnya, merupakan Caleg penantang baru yang dinilai telah memiliki basis massa dan ketokohan cukup kuat di wilayahnya masing-masing.

Adapun Caleg DPR-RI yang diprediksi memenangkan pertarungan di Dapil Sumbar 1, diantaranya adalah Andre Rosiade (Gerindra), Lisda Hendra Joni (NasDem), Athari Gauthi Ardi (PAN), Rahmat Saleh (PKS), Zigo Rolanda (Golkar), Nofi Candra (Gerindra), Shadiq Pasadigoe (Nasdem), serta Darizal Basir (Demokrat).

Sementara pertarungan di Dapil 2, diprediksi akan meloloskan Mulyadi (Demokrat), Nevi Zuarina (PKS), Ade Rizki Pratama (Gerindra), Benny Utama (Golkar), Arisal Aziz (PAN), serta Cindy Monica (Nasdem).

Direktur Eksekutif Sumatra Barat Leadership Forum (SBLF) Consultant & Riset, Edo Andrefson menjelaskan, tiga nama Caleg penantang baru yang akan berhasil lolos dari Dapil Sumbar 1, adalah Zigo Rolanda, Novi Chandra dan Shadiq Pasadigoe.

"Mereka akan menggeser Darul Siska dari Golkar, Suir Syam dari Gerindra. Sementara kursi Asli Chaidir yang hilang, akan digantikan oleh Shadiq Pasadiqoe yang akan meraih kursi kedua bagi Nasdem," ujarnya kepada Harianhaluan.id, Kamis (1/2/2024).

Menariknya, sambung Edo, pertarungan perebutan kursi anggota DPR RI kedelapan di Dapil Sumbar 1, akan menjadi pertarungan sengit antara PDIP dan Demokrat.

Kursi terakhir dari Dapil Sumbar 1 itu, akan diperebutkan dengan sengit oleh tiga Caleg dari PDIP serta dua Caleg dari Partai Demokrat.

"Yaitu Zahara Mardiah Anwar, Alex Indra Lukman serta Fakhrizal dari PDIP. Sementara dari Demokrat, ada nama Darizal Basir serta Suwirpen Suib," jelasnya.

Sementara dari enam kursi DPR-RI yang diperebutkan oleh para Caleg yang bertarung di Dapil Sumbar 2, lanjut Edo, tiga kursi diantaranya diprediksi akan berhasil diamankan oleh tiga Caleg penantang Baru.

"Benny Utama dari Golkar menggeser John Kennedi Aziz. Sementara di PAN, Guspardi Gaus akan digeser oleh Arisal Aziz. Sedangkan kursi keenam yang sebelumnya didapatkan PPP lewat Muhammad Iqbal, kemungkinan akan tergeser oleh Cindy Monica dari NasDem," terangnya.

Edo Andrefson menuturkan, 14 nama Caleg yang berpotensi terpilih dan melenggang ke Senayan versi SBLF , adalah para Caleg yang dinilai memang telah mempunyai basis massa cukup kuat di daerah masing-masing.

Misalnya Andre Rosiade di Padang, Lisda Hendrajoni di Pesisir Selatan, Rahmat Saleh di Padang, Zigo Rolanda di Solok Selatan, Nofi Candra Kabupaten Solok, Shadiq Pasadiqoe di Tanah Datar serta Darizal Basir di Pesisir Selatan.

"Begitupun di Dapil 2, Mulyadi unggul di Agam dan Pasaman. Nevi Zuairina unggul di daerah Agam dan Pasaman, Ade Rezky Pratama di Bukittinggi dan Agam, Beny Utama Pasaman, Arisal Aziz di Padang Pariaman dan Cindy Monica di Padang Pariaman,” ucapnya.

Menurut Edo, selain didukung basis massa yang cukup kuat dan mengakar, tingginya kans kemenangan para Caleg ini, juga ditunjang dengan penyebaran Atribusi Alat Peraga Kampanye (APK) cukup massif dan mencolok.

Kurangnya penyebaran atribusi kampanye ini, menurut Edo, menjadi kelemahan utama dari para Caleg incumbent yang diprediksi akan terlempar dari pertarungan kontestasi Pileg kali ini.

"Kelemahan para incumbent yang akan tergeser, lebih kepada tidak terasa atau tidak menonjolnya apa yang telah diperbuat mereka di mata masyarakat. Baik di Dapil 1 atau 2," jelasnya lagi.

Apabila mayoritas Caleg DPR RI petahana lainnya terlempar karena tidak massifnya penyebaran APK, maka menurut Edo satu kursi DPR-RI dari PAN, akan hilang karena Asli Chaidir tidak lagi mencalonkan diri dan malah memutuskan memajukan anak kandungnya yakninya Dean Asli Chaidir.

"Walaupun atribut Dean Asli Chaidir cukup massif, namun memindahkan suara dari seorang ayah ke anak ternyata tidak semudah itu, apalagi sosok Dean Asli Chaidir juga tidak begitu dikenal masyarakat Kota Padang dan daerah lainnya," ungkapnya.

Ia menambahkan, secara garis besar, masyarakat pemilih Sumbar juga cenderung menyukai wajah-wajah baru. Hal ini menjelaskan kenapa sosok Caleg seperti Rahmat Saleh, Zigo Rolanda dan Cindy Monica diprediksi terpilih menjadi Anggota DPR-RI dari Sumatra Barat.

"Khusus untuk Cindy Monica, dia bisa dikatakan adalah satu-satunya Caleg perempuan muda yang sangat massif memasang atribut. Selain itu Cindy juga aktif turun ke masyarakat dengan posisinya sebagai Bendahara Nasdem Sumbar,” pungkas Edo mengakhiri. (*/PN-001)

Sumber: Harianhaluan.id

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment