News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Wow... Lisda Hendrajoni Ternyata Sudah Salurkan 45.000 Beasiswa PIP di Sumbar

Wow... Lisda Hendrajoni Ternyata Sudah Salurkan 45.000 Beasiswa PIP di Sumbar

SOLOK, PATRONNEWS.CO.ID - Anggota Komisi X DPR RI asal Sumbar, Lisda Rawdha Hendrajoni mendukung Kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan dalam dunia pendidikan Indonesia saat ini. Menurut legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut, Merdeka Belajar merupakan konsep pembelajaran yang berbasis pada eksplorasi minat dan bakat masing-masing siswa. Sehingga potensi siswa bisa dioptimalkan berdasar bakat dan keinginan. 

"Prinsipnya, Merdeka Belajar merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tujuan utamanya adalah bagaimana setiap siswa mendapat kebebasan dalam memaksimalkan potensi, minat dan bakatnya masing-masing. Sehingga, mereka 'merdeka' mengeksplorasi kemampuanya untuk masa depannya," ujarnya. 

Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Dukungan Pendampingan Program Prioritas Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Mendukung Merdeka Belajar dengan Komisi X DPR RI, yang dilaksanakan oleh Balai Guru Penggerak Sumatera Barat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, di Solok Premiere Hotel Syariah, Kota Solok, (10/6/2023). 

Sebagai Anggota DPR RI Komisi X, Lisda Hendrajoni selama ini dikenal sebagai "Legislator Senayan" yang sangat peduli dengan pendidikan di Sumbar. Bahkan, sudah sekira 45.000 siswa di Sumbar yang telah mendapatkan program bantuan pendidikan dan beasiswa yang dibawa Lisda Hendrajoni ke Sumbar dalam bentuk Program Indonesia Pintar (PIP). Hal ini juga didukung oleh keberadaan Komisi X DPR RI yang memiliki mitra Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenbud Ristek), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemen Parekraf), dan Perpustakaan Nasional. 

"Untuk APBN awal 2023 ini saja, ada sebanyak 15.030 siswa dan mahasiswa di Sumbar yang mendapatkan program beasiswa PIP dan PIP Kuliah. Hal itu, akan bertambah di APBN Perubahan 2023. Karena itu, kita harapkan seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota, Dinas Pendidikan dan tenaga penggerak di seluruh daerah untuk segera melengkapi datanya ke kami. Sehingga, semakin banyak siswa dan mahasiswa yang terbantu," ungkap Ira Yusfi, Tenaga Ahli (TA) Lisda Hendrajoni di DPR RI.

Ira Yusfi juga meminta seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan pihak-pihak yang mengklaim dan menjanjikan program ini. Yakni jajaran Pemko/Pemkab, Dinas Pendidikan dan tenaga penggerak di seluruh daerah di Sumbar.

"Ibuk Lisda Hendrajoni adalah satu-satunya Anggota DPR RI asal Sumbar yang duduk di Komisi X DPR RI. Karena itu, kami meminta masyarakat untuk melakukan pengurusan sesuai dengan mekanisme dan saluran yang ada. Serta tidak terpengaruh dengan pihak-pihak yang mengklaim bisa membawa program ini ke Sumbar," ungkapnya. 

Dari data terakhir, dari 11 Kabupaten/Kota di Sumbar yang masuk daerah pemilihan 1 (Padang, Pessel, Mentawai, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solsel, Tanah Datar, Padang Panjang, Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya) sebanyak 14.584 siswa dan mahasiswa bakal mendapatkan bantuan beasiswa PIP dan PIP Kuliah. Jumlah ini juga ditambah dengan sebanyak 446 siswa dan mahasiswa yang diusulkan dari Dapil 2 Sumbar (Kota Pariaman, Padang Pariaman, Bukittinggi, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Payakumbuh). (PN-001)

Daftar Usulan Beasiswa PIP dan PIP Kuliah dari Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni:

1. Pessel : 8.790

2. Tanah datar : 303

3. Sijunjung : 714

4. Kep. Mentawai : 1.325

5. Solok Selatan: 202

6. Darmasraya: 711

7. Kota padang : 1.141

8. Padang panjang : 905

9. Sawahlunto : 275

10. Kota solok : 214

11. Kab Solok: 4

12. Dapil 2 : 446

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment