News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PDIP Capreskan Ganjar Pranowo, Hanura dan PSI Beri Dukungan

PDIP Capreskan Ganjar Pranowo, Hanura dan PSI Beri Dukungan

JAKARTA, PATRONNEWS.CO.ID - Tiga partai politik nasional sudah resmi mendukung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bakal calon presiden (capres) 2024. Partai penguasa PDIP akhirnya mendukung Ganjar Pranowo, partai nonparlemen yakni PSI dan Hanura turut mencapreskan Ganjar.

Berdasarkan catatan detikcom, Minggu (23/4/2023), PSI menjadi partai pertama yang mencapreskan Ganjar Pranowo melalui polling Rembuk Rakyat. Kemudian dukungan kepada Ganjar Pranowo datang dari partainya sendiri, PDIP, dan dilanjut dukungan Partai Hanura.

PSI Umumkan Capreskan Ganjar Pranowo

Pada Oktober 2022, PSI memutuskan mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden atau capres di Pilpres 2024. PSI menyebut keputusan itu berdasarkan hasil polling Rembuk Rakyat yang telah dilakukan sejak akhir Februari 2022.

"Dari hasil rembuk rakyat itu kami mengumumkan bahwa PSI akan mencalonkan Pak Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024," kata Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Senin (3/10/2022).

Grace mengatakan Ganjar unggul dibandingkan calon lain. Dia menilai Ganjar memiliki sikap kebangsaan yang diperjuangkan PSI.

"Sejak awal Mas Ganjar unggul dibandingkan kandidat lainnya. Bagi PSI Ganjar adalah calon terbaik karena memiliki kebangsaan dan kebhinekaan yang sama dengan apa yang selama ini diperjuangkan PSI," ujarnya.

PSI mengaku tidak mengundang Ganjar Pranowo saat mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah itu sebagai capres. PSI merasa tak perlu untuk memberi tahu Ganjar. Grace Natalie membahas soal polling yang disebut PSI sebagai dasar memberikan dukungan kepada Ganjar.

"Polling Rembuk Rakyat adalah jajak pendapat publik. Yang kami tanyai adalah masyarakat. Ke sembilan nama ini kami serap dari masyarakat. Media juga memberitakan terkait program rembuk rakyat. Jadi yang saya maksud, di konpres kemarin, ke sembilan tokoh tahu bahwa sedang ada polling," kata Grace, saat dihubungi, Selasa (4/10/2022).

Grace mengatakan deklarasi Ganjar sebagai capres yang dilakukan pada Minggu (3/10/2022) adalah pengumuman hasil polling Rembuk Rakyat. Karena merupakan hasil polling, PSI merasa tak perlu memberitahukan Ganjar.

"Pengumuman kemarin, PSI menyampaikan hasil polling. Pilihan masyarakat paling banyak ke Pak Ganjar. Sesuai komitmen PSI, capres PSI adalah orang yang mendapat suara paling banyak dalam Polling Rembuk Rakyat. Karena berarti orang itulah yang paling dikehendaki masyarakat," ujar Grace.

"Kami memang tidak memberitahu secara khusus kepada Pak Ganjar, hasil poling akan diumumkan karena tidak perlu juga, mengingat Pak Ganjar bukan kader PSI," katanya.

Megawati Umumkan Ganjar Pranowo Capres PDIP

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya mengumumkan bakal capres dari partainya. Megawati mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres dari PDIP.

"Maka pada jam 13.45 dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, menetapkan saudara Ganjar pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon Presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," kata Megawati di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4).

Megawati didampingi oleh Presiden Jokowi saat pengumuman Ganjar Pranowo capres PDIP. Selain itu, ada juga Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Setelah Megawati mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres, Megawati memakaikan peci hitam Bung Karno kepada Ganjar Pranowo. Menurut Megawati, peci merupakan budaya orang Indonesia, identitas nasional.

Ganjar Pranowo diberikan kesempatan bicara usai resmi menjadi capres PDIP. Ganjar Pranowo mengaku mendapat kehormatan ditugaskan sebagai capres PDIP.

"Tentu ini adalah suatu keputusan yang diambil ketua umum melalui proses yang sangat panjang. Sebuah kehormatan buat saya mendapatkan tugas ini sebagai kader partai, di samping tentu tugas ini tidak mudah," kata Ganjar di Istana Batutulis.

Ganjar berterima kasih kepada Megawati, Puan Maharani, Prananda Prabowo, Jokowi, hingga Hasto Kristiyanto. Ganjar juga berterima kasih kepada seluruh kader PDIP dan meminta dukungan.

"Kami mohon dukungan, kami mohon kritikan, saran, inilah momentum untuk kita untuk mengkonsolidasikan kekuatan untuk bersatu," ujar Ganjar.

Hanura Umumkan Dukung Ganjar Pranowo Capres

Terbaru, Partai Hanura resmi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai capres di Pilpres 2024. Keputusan Hanura menyusul pengumuman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menetapkan Ganjar Pranowo capres 2024 dari PDIP.

"Itu sebabnya tadi malam begitu setelah Ibu Mega mengumumkan di depan Presiden RI saya yakin itulah pilihan Pak Jokowi yang saya tunggu-tunggu dan saya ikut serta mendukung Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia yang akan datang," kata Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) kepada wartawan di kediamannya, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (22/4).

OSO mengatakan seluruh DPD Hanura sepakat mendukung Ganjar Pranowo. Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemimpin yang berpihak kepada rakyat dan daerah.

"Saya, partai saya, Partai Hanura Republik Indonesia dengan seluruh perangkatnya, dengan Zoom tadi malam pada jam lima sore kita memutuskan bersama seluruh cabang-cabang yang ada di Indonesia ini. DPD-DPD di seluruh Indonesia menyatakan sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo," ujar OSO.

"Jakarta bukan satu-satunya cermin, Indonesia begitu luas sekarang menjadi 38 provinsi, dan bakal akan berkembang lagi itu sebabnya kita memerlukan sosok figur yang betul-betul berpihak kepada daerah yang berpihak kepada rakyat, dari daerah untuk Indonesia," tambahnya.

Mantan Ketua DPD RI itu mengatakan tak ada pengaruh dari Presiden Jokowi terkait dukungan terhadap Ganjar Pranowo. Dia menyebutkan sosok Ganjar selaras dengan tagline Hanura yang berpihak kepada rakyat.

"Waduh saya nggak diarah-arahin dan nggak bisa diarah-arahin," ujarnya.

Perlu dicatat, PDIP dapat mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 tanpa dukungan partai lain. Sebagai partai penguasa, PDIP punya kursi mayoritas di DPR dan melampaui ambang batas pencapresan sebesar 20%. Sementara PSI dan Hanura tak punya kursi di DPR sehingga perlu mendukung capres yang lolos ambang batas pencapresan. (*/PN-001)

Sumber: detik.com

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment