News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ajaibnya Grup A, Pertaruhan Bupati, Wakil Bupati dan Para Mantan Bupati

Ajaibnya Grup A, Pertaruhan Bupati, Wakil Bupati dan Para Mantan Bupati

SOLOK - Match coordination Meeting (MCM) dan Screening Pemain Bupati Solok Cup 2022 dilangsungkan di Aula Rapat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Senin, 31 Oktober 2022. Sebanyak 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Solok terbagi dalam 4 grup. Karena jumlahnya bukan perkalian 4, dua grup berisi 4 tim dan dua grup lainnya berisi 3 tim. 

Hadir dalam MCM tersebut, Kepala Bidang Pora Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Mawardi,S.Pd, M.Pd, Kasi Kepemudaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok Jon Afnel Hendri, Ketua Pelaksana Bupati Solok Cup 2022 Syofriwandi, Sekretaris Pelaksana Bupati Solok Cup 2022 Miler Krisdoni, SE, Ketua Bidang Pertandingan Yusmardi, Wardesko Pono Batuah, Ketua Komite Wasit Hamidatul Isra, seluruh Panitia Pelaksana Bupati Solok Cup 2022, serta Manajemen dan Official tim Sepakbola pada 14 Kecamatan di Kabupaten Solok.

Hasilnya, Grup A berisikan Kecamatan Lembah Gumanti, X Koto Singkarak, Gunung Talang dan Lembang Jaya. Grup B diisi tiga tim yakni Kecamatan Pantai Cermin, IX Koto Sungai Lasi dan Kecamatan Danau Kembar. Sementara, Grup C diisi Kecamatan X koto Diatas, Kubung, Tigo Lurah, Kecamatan Bukit Sundi. Grup terakhir, menempatkan Kecamatan Hiliran Gumanti, Junjung Sirih dan Payung Sekaki berada di satu persaingan. Setiap grup, akan meloloskan dua tim ke babak knock out (sistem gugur). Artinya, ada 2 tim di grup A dan Grup C yang akan tereliminasi dan "hanya" satu tim di grup B dan C yang tersingkir.

Dari empat grup yang ada, Grup A menjadi grup yang dilabeli grup neraka dan menyajikan pertaruhan yang sangat ketat, serta sarat dengan persaingan non teknis. Penyebabnya, keempat kecamatan merupakan kampung halaman Bupati, Wakil Bupati dan dua mantan bupati.

Kecamatan X Koto Singkarak merupakan kampung halaman Bupati Solok saat ini Capt. Epyardi Asda, M.Mar. Lembang Jaya merupakan kampung halaman Wakil Bupati Jon Firman Pandu, SH. Gunung Talang sebagai kampung halaman mantan Bupati Solok Gusmal, SE, MM dan Hasan Basri, serta Lembah Gumanti merupakan kampung halaman Dr. Gamawan Fauzi, SH, MM, yang merupakan mantan Bupati Solok dua periode, Gubernur Sumbar dan Menteri Dalam Negeri.

Kecamatan Gunung Talang, sebagai salah satu kandidat kuat juara, memulai kampanyenya di BSC 2022 dengan sukses mengalahkan Kecamatan Lembah Gumanti via kemenangan tipis 2-1 di laga pembuka. Artinya, "pasukan" Gusmal berhasil meredam keganasan "pasukan" Gamawan. 

Sore nanti, Grup A akan mementaskan laga yang sangat seru. Yakni antara X Koto Singkarak versus Lembang Jaya pada pukul 16.00 WIB. "Pasukan" Epyardi Asda akan berhadapan dengan "pasukan" Jon Firman Pandu di Stadion Tuanku Tabiang, Kompleks GOR Batu Batupang, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung. 

Tentu saja, pertandingan ini sangat ditunggu, karena psy war (perang psikologi) yang merupakan faktor nonteknis sudah berhembus sejak hasil pembagian grup. Meski di atas kertas, Kecamatan X Koto Singkarak lebih diunggulkan, karena bermaterikan pemain-pemain yang menjuarai Liga Santri Solok Raya dan Liga Santri tingkat Sumbar, faktor nonteknis bisa saja berkata lain. 

Anggota DPRD Kabupaten Solok Madra Indriawan, SH, MH, menegaskan Kecamatan Lembang Jaya akan tampil habis-habisan menghadapi X Koto Singkarak. Madra menegaskan bahwa seluruh elemen di seluruh penjuru Lembang Jaya siap menjadi pemain ke-12 di pinggir lapangan. 

"Insyaallah. Wakil Bupati Jon Firman Pandu, Sekda Medison, S.Sos, M.Si, Camat Lembang Jaya dan 4 orang anggota DPRD Kabupaten Solok dari Lembang Jaya akan hadir. Termasuk Kapolsek AKP Defrianto dan Danramil Lembang Jaya juga akan hadir. Mereka akan beri dukungan penuh kepada kesebelasan Lembang Jaya untuk menang," ujarnya. 

Madra Indriawan juga menegaskan laga sore nanti juga merupakan pertaruhan harga diri bagi Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu dan pendukungnya. Madra menyatakan setidaknya 1.500 orang warga Lembang Jaya akan hadir di Stadion Tuanku Tabiang, Batu Batubatupang. Meski begitu, Madra menegaskan Lembang Jaya akan menerima apapun hasil pertandingan dan tidak akan bertindak anarkis.

"Jangan sampai laga nanti sore dan laga-laga BSC lainnya diintervensi oleh kekuatan-kekuatan arogansi. Jangan sampai lagi terulang insiden di laga pembuka kemarin. Karena itu, kami meminta seluruh perangkat pertandingan dan wasit bertindak adil," tegasnya. (PN-001)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment