Tak Lagi Nama Cemilan, Ini Nama dan Fitur-Fitur Android Terbaru - PATRONNEWS

Saturday, August 24, 2019

Tak Lagi Nama Cemilan, Ini Nama dan Fitur-Fitur Android Terbaru

Tak Lagi Nama Cemilan, Ini Nama dan Fitur-Fitur Android Terbaru

JAKARTA - Penamaan Android dari tahun ke tahun cukup dinantikan para penggemar sistem operasi mobile milik Google tersebut. Pasalnya, Google selalu menyematkan nama kudapan/cemilan manis sebagai nama sistem operasinya. Setelah bertahan digunakan di sembilan versi Android, tradisi tersebut mulai berubah. Google resmi mengumumkan nama baru untuk Android Q dengan nama Android 10. Ini adalah pertama kali Google menanggalkan nama-nama kudapan manis yang selama sepuluh tahun melekat sebagai penamaan Android. Angka 10 merujuk pada usia Android tahun ini yang menginjak satu dekade.

Menurut Sameer Samat, VP Product Management Android, keputusan penamaan Android 10 yang terdengar lebih simpel diambil karena tidak semua orang di dunia paham penamaan kudapan.

"Misalnya, pelafalan huruf "L" dan "R" di beberapa bahasa akan berbeda. Jadi ketika ada orang yang mendengar kami mengatakan Android Lollipop, itu tidak terdengar jelas seperti penerus Android KitKat," jelas Samat, dikutip kompas.com.

Hal ini mengakibatkan beberapa pengguna awam tidak sadar bahwa perangkat mereka berjalan dengan sistem oeprasi Android versi paling baru. Baginya, penamaan yang jelas dan mudah dipahami semua orang secara global adalah hal yang penting bagi sistem operasi Android.

"Ada banyak nama makanan penutup berawalan huruf "Q" yang menarik, tapi kami mempertimbangkan di versi ke-10 dan 2,5 miliar perangkat aktif, inilah waktunya berubah," tulis Samat di blog resmi Google, sebagaimana KompasTekno rangkum, Jumat (23/8/2019).

Itu artinya, kemungkinan besar markas Google atau yang dikenal dengan Googleplex, tidak akan dihiasi patung makanan penutup nan manis, yang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung untuk berfoto. Android 10 saat ini telah tersedia dalam versi beta publik dan siap meluncur dalam beberapa bulan ke depan menggantikan Android 9 Pie.



Ganti Logo

Perubahan desain logo Android dari tahun 2014 hingga 2019.
Perubahan yang dimaksud Samat tidak hanya sekadar penamaan. Andorid juga melakukan penyegaran terhadap logonya. Jika selama ini "bugdroid" atau robot Android hijau selalu menampilkan satu badan yang utuh, Google kini hanya menampilkan bagian kepalanya saja.

Tidak ada penjelasan khusus soal hal ini. Kepala berbentuk setengah lingkaran itu memiliki sepasang antena dan mata bewarna putih dan masih mempertahankan warna khasnya yakni hijau.

Selain "bugdroid", Google juga merombak desain "wordmark" atau kata "Android". Jika di versi sebelumnya menggunakan hurud dengan sudut yang melengkung kini sedikit dipertajam di beberapa sisi. Warnanya juga berubah, tidak lagi hijau melainkan hitam.

"Ini perubahan kecil, tapi kami menemukan bahwa warna hijau susah dibaca, terutama bagi orang yang memiliki gangguan pengelihatan," jelas Samat.

Wordmark Android ini akan selali ditemani "bugdroid" dalam logonya. "Bugdroid" akan berada di sisi kanan kata "Android". Sehingga ke depan, kita tidak akan menemui logo robot dan kata Android yang terpisah.



Fitur-Fitur Baru Android 10

Dalam ajang tahunan Google I/O yang digelar di Shoreline Amphitheater, California, Amerika Serikat, Google resmi memperkenalkan sistem operasi Android Q. Meski belum versi final, Google telah memastikan serangkaian fitur yang akan hadir pada Android Q ini.

Menurut Stephanie Cuthberston, perwakilan Google yang memperkenalkan Android Q di atas panggung I/O, Android Q akan mendukung sejumlah fitur baru yang akan diadopsi oleh smartphone keluaran 2019. Apa saja fitur-fitur tersebut?

Dukungan Layar Lipat

Menurut Stephanie, ponsel layar lipat alias foldable phone adalah produk yang sangat berbeda dari smartphone lain. Ponsel layar lipat, menurutnya membutuhkan sistem operasi khusus yang dapat mendukung pengoperasian ponsel ini. Oleh karena itu, Android Q dirancang agar dapat digunakan dengan optimal pada foldable phone.

"Foldable phone adalah jenis yang berbeda. Ponsel ini bagus untuk multi-tasking dan dapat bekerja dengan ukuran layar kecil dan besar. Android Q akan mendukung kemampuan foldable phone ini," ungkap Stephanie.

Dukungan 5G

Selain dukungan untuk ponsel layar lipat, Android Q juga akan mendukung kemampuan jaringan 5G. Menurut Stephanie, saat ini jaringan 5G mulai dikembangkan dengan masif dan akan menjadi tren baru di masa mendatang.

Live Caption

Salah satu fitur baru yang dimiliki Android Q adalah Live Caption. Fitur ini mampu mendeteksi suara dalam video, kemudian mengubahnya menjadi format teks yang ditampilkan di layar secara langsung. Live Caption sejatinya mirip seperti subtitle dalam film, namun caption tersebut dibuat secara live berdasarkan apa yang diucapkan orang yang ada di dalam video.

Smart Reply

Smart Reply dapat memudahkan pengguna membalas pesan yang diterima. Fitur ini akan memunculkan prediksi kata yang akan diketik, sehingga pengguna hanya tinggal menyentuh prediksi tersebut tanpa perlu mengetik.

Dark Theme

Salah satu fitur yang dinanti oleh pengguna Android akhirnya tiba di Android Q. FItur dark theme alias tampilan gelap dipastikan hadir pada OS Android versi terbaru ini. Pengguna tinggal klik ikon penghemat baterai untuk mengaktifkannya. Dengan adanya fitur tampilan gelap, baterai ponsel diklaim akan menjadi lebih irit. Mata pengguna juga diklaim tidak akan sakit ketika menggunakan ponsel dalam waktu lama.

Privacy Setting

Android Q juga membawa fitur keamanan terbaru yang memudahkan pengguna mengatur keamanan ponsel, serta mengamankan data pribadi. Melalui menu Privacy Setting baru, pengguna dapat membatasi segala aktivitas aplikasi yang menyedot data pengguna, seperti misalnya lokasi, riwayat penelusuran web, preferensi, dll.

Focus Mode

Fitur ini memungkinkan pengguna memblokir aplikasi tertentu yang dapat mengganggu konsentrasi. Misalnya aplikasi e-mail, pesan instan, hingga media sosial. Dengan fitur ini, pengguna diharapkan akan dapat fokus ketika mengerjakan sesuatu, menggunakan smartphone-nya tanpa terganggu oleh notifikasi aplikasi lain.

Parental Control

Google juga menyediakan fitur khusus bagi orangtua yang ingin mengontrol penggunaan smartphone oleh anaknya. Dengan fitur ini, orangtua dapat melihat apa saja aplikasi yang rutin digunakan putra-putri mereka, sekaligus membatasi waktu penggunaan aplikasi tersebut. (*/PN-001)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 PATRONNEWS | All Right Reserved