Perkuat Kemitraan Media dan Layanan 112, Pemko Solok Boyong Wartawan Studi Tiru ke Pekanbaru
Pekanbaru, PATRONNEWS.co.id — Pemerintah Kota Solok terus memaksimalkan kualitas komunikasi publik dan pelayanan masyarakat melalui penguatan kemitraan strategis dengan insan pers serta pengembangan layanan birokrasi berbasis digital.
Komitmen tata kelola pemerintahan yang baik ini diwujudkan melalui kunjungan studi tiru Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Solok bersama jajaran wartawan mitra ke Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfotiks) Kota Pekanbaru, Riau, pada Senin (26/10/2026). Kunjungan ini membedah langsung inovasi Pemko Pekanbaru dalam mengelola ekosistem media, diseminasi informasi publik, dan integrasi layanan pengaduan.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Solok, Zulkarnaini, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan media massa merupakan pilar krusial dalam menyukseskan agenda pembangunan daerah.
"Media tidak hanya berfungsi sebagai corong penyebarluasan informasi, tetapi juga menjadi mata dan telinga yang menyampaikan aspirasi publik, sekaligus memberikan masukan konstruktif terhadap setiap kebijakan pemerintah," ungkap Zulkarnaini.
Menurutnya, relasi antara pemerintah daerah dan pers harus terus dibangun secara profesional, transparan, dan berkelanjutan agar informasi pembangunan dapat diakses dengan baik oleh masyarakat luas.
Zulkarnaini memaparkan, agenda studi tiru ini merupakan pengejawantahan dari nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah diteken oleh Wali Kota Solok dan Wali Kota Pekanbaru. Salah satu kebijakan krusial yang menjadi fokus adalah pengembangan operasional layanan darurat Call Center 112.
"Kota Pekanbaru telah berhasil mengoperasikan layanan 112 dengan sekretariat terpadu di bawah naungan Diskominfo. Kita menargetkan, setelah dilakukan pembenahan, layanan 112 di Kota Solok dapat segera dioperasionalkan dengan baik sehingga respons kedaruratan bagi masyarakat semakin maksimal," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotiks Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, membeberkan sejumlah terobosan kebijakan digital yang sukses mengakselerasi pelayanan publik di wilayahnya. Salah satu inovasi unggulan tersebut adalah aplikasi 'Pekanbaru Aman'.
"Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu genggaman, mulai dari urusan administrasi, perizinan, data kependudukan, hingga pemantauan kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU)," papar Ardiansyah.
Di samping itu, Pemko Pekanbaru secara aktif mengoptimalkan layanan darurat 112 dan platform SP4N-LAPOR! sebagai instrumen pengaduan warga. Saluran ini dirancang untuk memangkas birokrasi penyampaian laporan dan mempercepat koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menindaklanjuti persoalan di lapangan. Pemko Pekanbaru bahkan mendorong partisipasi warga dalam isu kebersihan kota melalui mekanisme pelaporan masalah sampah yang diapresiasi dengan voucher belanja secara berkala.
Terkait kebijakan kemitraan media, Ardiansyah mengungkapkan bahwa Pemko Pekanbaru mengelola kerja sama dengan sekitar 500 media cetak, elektronik, daring, dan media sosial. Meski bermitra dalam jumlah masif, pengelolaan tetap tunduk pada pengetatan aspek administrasi dan verifikasi. Khusus untuk media daring, status verifikasi di Dewan Pers menjadi salah satu tolok ukur utama, yang diakuinya masih menjadi tantangan pemenuhan syarat bagi sejumlah media.
"Komunikasi publik yang berkualitas membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah dan media untuk menyajikan berita yang akurat, bertanggung jawab, dan mengedukasi masyarakat," tegasnya.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala Diskominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, mengapresiasi keterbukaan dan praktik tata kelola pemerintahan yang dibagikan oleh Pemko Pekanbaru.
"Banyak pengalaman manajerial yang kita serap hari ini. Hasil studi tiru ini akan menjadi bahan evaluasi komprehensif untuk membenahi tata kelola kemitraan media di lingkungan Pemko Solok, sekaligus mendorong sistem administrasi yang lebih efektif ke depannya," pungkas Nurzal. (PN-001)

Post a Comment