News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kabupaten Solok Terima Sertifikat WBTbI dari Kementerian Kebudayaan

Kabupaten Solok Terima Sertifikat WBTbI dari Kementerian Kebudayaan

Solok, PATRONNEWS.co.id – Pemerintah Kabupaten Solok resmi menerima tiga sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yg diterima oleh pj  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang, Jumat (28/8/2026).

Momen penting ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Solok, Marcos Sophan, beserta jajaran pejabat terkait. Tiga karya budaya yang menerima sertifikat pengakuan nasional tersebut meliputi kuliner tradisional Samba Hitam Sulik Aia, kesenian Balota Palapah Pisang Bukik Baih, dan seni pertunjukan rakyat Randai Ilau yang semuanya lolos penetapan WBTbI tahun 2025.

Proses Panjang Sejak 2023

Kepala Disparbud Kabupaten Solok, Marcos Sophan, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk legitimasi tertinggi dari pemerintah pusat terhadap eksistensi kebudayaan lokal. Menurutnya, diraihnya sertifikat ini merupakan buah dari kerja keras dan komitmen jangka panjang.

"Ini sebuah pengakuan negara terhadap karya budaya Kabupaten Solok yang harus tetap dijaga dan dilestarikan. Untuk sampai pada tahap ini, banyak proses yang harus dilalui dan usulan ini sudah kita mulai sejak tahun 2023," ujar Marcos Sophan di sela-sela acara penyerahan.

Marcos juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan tim teknis yang konsisten mengawal pengusulan ini hingga tingkat pusat. 

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga karya budaya ini bisa ditetapkan, terutama kepada para maestro budaya kita," tambahnya. 

Strategi Pelestarian Lewat Event Daerah Pasca-penetapan ini, Pemerintah Kabupaten Solok melalui Disparbud telah menyiapkan langkah konkret agar warisan leluhur tersebut tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghidupkan kembali dan memperkenalkan karya-karya budaya ini secara massal kepada generasi muda.

"Ke depannya, sebagai bentuk pelestarian nyata, karya budaya yang sudah ditetapkan ini akan secara rutin kita tampilkan dalam event-event daerah," pungkas Marcos. 

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat identitas kultural daerah sekaligus menjadi daya tarik wisata berbasis budaya di Kabupaten Solok. (PN-001)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment