Komunitas Padang kuno Apresiasi Tradisi Lebaran masih Lestari di Nagari Batahan Pasaman Barat
Pasbar, PATRONNEWS.co.id - Banyak tradisi yang dilakukan masyarakat kita terutama menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dari berbagai tradisi itu, ada beberapa daerah yang selalu rutin melaksanakan antara lain di Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat."Kami warga masyarakat Nagari Batahan tiap tahun merayakan Hari Raya Idul Fitri penuh rasa syukur dengan ada pawai obor. Diarak dari mulai masjid, lalu obor dibawa para anak anak keliling kampung. Di samping masih ada lagi tradisi yang masih kita lestarikan turun temurun dari nenek moyang kita. Apalagi di daerah Silaping, memiliki perpaduan dua budaya,dari minangkabau dan batak mandailing,di sini kulturasi budaya jadi lebih hidup. Maka upaya pelestarian membutuhkan dukungan segenap pihak,baik pemerintah maupun komunitas peduli budaya," ungkap Melly Yeriza Lubis,warga masyarakat asal Silaping kepada wartawan Jumat 20 Maret 2026.
Tradisi pawai obor berlangsung ketika malam takbiran. Biasanya dilaksanakan sehabis shalat isya.Luas nagari ini 354,88 kilometer persegi atau 9,13 persen dari Luas Kabupaten Pasaman Barat.
Beberapa tradisi yang masih tetap jalan sampai hari ini antara lain penyambutan tari Tor-Tor.Kesenian tari Tor-Tor masih dibudayakan dan sering diakui keberadaannya dalam momen-momen adat, yang bisa beririsan dengan suasana kemeriahan lebaran.
Ada juga Mangupa-upa, yaitu sering dikaitkan dengan perkawinan, tradisi Mangupa-upa (memberi semangat/doa) dapat dilakukan dalam pertemuan keluarga besar saat Lebaran untuk mempererat silaturahmi.
Kunjungan Keluarga (Silaturahmi): Seperti masyarakat Minang pada umumnya, warga Batahan mengutamakan kunjungan ke rumah tetua.
"Paling seringkali dilaksanakan tentu tradisi berbuka dan makan bersama dan pawai obor keliling kampung,"tambah Melly lagi
Hal senada juga jadi pengamatan Komunitas Padang kuno. Bagi komunitas yang bergerak peduli nilai budaya dan sejarah ini,menjaga tradisi merupakan bagian dari mengembangkan nilai budaya.
"Tentu kita berikan apresiasi terhadap tradisi yang masih tetap lestari di Silaping ini. Mudah mudahan generasi mudanya selalu tetap mempertahankan dan menjaga nilai budaya yang terkandung di dalam tradisi tersebut," ungkap Eko Kurniawan Ketua Komunitas Padang kuno.
Eko juga menjelaskan bahwa komunitas Padang kuno akan melaksanakan giat lokakarya promosi budaya kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan pada april mendatang di Kota Bukittinggi. (EKO/PN-001)

Post a Comment