Rico Alviano Berharap Kementerian LH Fokus Pemulihan Pascabencana Sumatra
Jakarta, PATRONNEWS.co.id - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Dapil 1 Sumbar, Rico Alviano Berharap Kementerian Lingkungan Hidup fokus pemulihan Pascabencana Sumatra. Hal ini, setelah tiga provinsi di Pulau Sumatra dihantam banjir dan tanah longsor akhir tahun lalu."Kita merasakan cukup berat, khususnya di wilayah Sumatera untuk pemulihan yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga kerugian ekonomi yang besar akibat kerusakan infrastruktur dan Kementerian LH tentu jadi garda terdepan dalam pemulihan lingkungan," jelas Rico Alviano ketika rapat bersama Kementerian LH Senin 26 Januari 2026.
Rico Alviano beberapa hari ini ke lapangan meninjau kesiapan masyarakat,terutama daerah terdampak.
“Apalagi disampaikan bahwa persoalan-persoalan bangsa Indonesia ini salah satunya adalah masalah bencana. Ya, hidrometeorologi dan bencana ini sangat cukup berat dirasakan bangsa Indonesia karena memakan korban jiwa,” ujar Rico kepada wartawan, Selasa 27 Januari 2026.
Ia menilai, salah satu penyebab utama bencana adalah alih fungsi lahan dan hutan yang seharusnya menjadi kawasan resapan air. Kerusakan hutan dan daerah aliran sungai, menurutnya, berkontribusi langsung terhadap longsor dan banjir yang terus berulang.
Sebagai Anggota Komisi XII DPR RI FPKB, tentunya mendorong agar hasil Rapat Kerja ini melahirkan program yang realistis, terukur, dan implementatif.
Pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dan seimbang dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Negara hadir untuk memastikan keberlanjutan alam demi masa depan generasi bangsa. Selain itu, mendorong pengembalian fungsi hutan sesuai dengan amanah UU.
Selain kehutanan, Rico menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah. Ia menyebut baru sekitar 25 persen sampah yang tertangani, sementara produksi sampah nasional mencapai sekitar 105 ribu ton per hari sehingga dibutuhkan terobosan teknologi dan peningkatan kesadaran publik. (EKO/PN-001)

Post a Comment