Ngurah Nanak Peduli dengan Bencana Sumatera
Salah satu pilar Semen Padang FC di musim 2018 asal Pulau Dewata Ngurah Anak Agung Ngurah Wahyu Trisnajaya, lebih dikenal dengan Ngurah Nanak, peduli dengan bencana Sumatera. Hal ini bagi anak Pulau Dewata ini karena pernah tinggal di ranah Minang."Tentunya saya peduli dengan seksama apalagi bencana Sumatera yang sudah ribuan orang meninggal dunia. Donasi saya lewat kawan kawan Spartacks. Semoga lekas pulih bumi sumatra,"ungkap pilar kabau Sirah ini penuh semangat kepada wartawan Rabu 7 Januari 2026.
Nanak juga pernah bermain untuk PSIM Yogyakarta dan Persitara Jakarta Utara rindu ke Padang. Ya,bli Nanak saat ini masih status pemain aktif,tapi tanpa klub. Soal usia memang sudah melewati masa emas.
"Pengalaman saya di Padang walau semusim bermain ketika kasta kedua,tapi prestasi momen indah tentu bisa membawa kabau Sirah promosi ke Liga 1 musim 2019. Prestasi itu sampai saat ini masih dalam memori saya,'' ungkap pemain timnas Indonesia U-23 SEA Games 2011.
Mantan pemain Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Bali United tersebut berkeyakinan musim ini optimistis anak asuh Dejan Antonic akan bertahan di Liga Super League 2025-2026.
"Saya rasa sebagai mantan penghuni mes Indarung,saya berdoa agar Rosad Setiawan mampu bertahan di Indonesia Super League musim ini. Karena melihat bursa pemain baru asing,ada asa untuk lebih baik," cetusnya.
Aktivitas bli Nanak saat ini di kampung halaman. Buka usaha kecil kecilan di Denpasar.
Saat di Kabau Sirah berlaga di musim 2018, pemain posisi center bek ini selalu jadi stater di bersama pelatih almarhum Syafrianto Rusli.
Pemain kelahiran 28 juli 1988 ini cukup piawai dalam koordinasi zona pertahanan. Prestasi pemain tinggi 180 centimeter ini juga bersama Sriwijaya FC juara Piala Indonesia 2010 dan berlaga di piala Champions Asia kala itu bareng tim wong Kito Galo. (EKO/PN-001)

Post a Comment