News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Parah... Kabupaten Solok Tak Masuk "Radar" BNPB sebagai Daerah Terdampak Bencana Banjir dan Longsor

Parah... Kabupaten Solok Tak Masuk "Radar" BNPB sebagai Daerah Terdampak Bencana Banjir dan Longsor

Solok, PATRONNEWS.co.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis infografis bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara berkala dalam postingan Medsosnya. Ternyata, hingga update terakhir pada Jumat, 28 November 2025 pukul 21.30 WIB, Kabupaten Solok tidak masuk "radar" BNPB sebagai daerah yang terdampak bencana.

Tidak masuknya Kabupaten Solok dalam hitungan BNPB, tentu menyisakan pertanyaan besar. Padahal, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH dan Wakil Bupati Solok H. Candra, SH.I, selama ini dikenal sebagai publik figur yang aktif di media sosial (Medsos). 

Apakah BNPB bekerja berdasarkan laporan administratif dan tidak mempedulikan konten-konten kepala daerah?

Lalu, siapkah yang bertanggung jawab terhadap pelaporan administratif ini?

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) apa saja yang semestinya mengirim data real ke BPBD Sumbar yang akan berujung ke BNPB?

Pertama, tentu saja kebijakan Bupati dan Wakil Bupati. Kemudian, secara administratif tentu saja Sekretaris Daerah. Lalu, pemegang "hak teknis", tentu saja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP), dan tentu saja Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kemudian, siapa saja pemegang "tampuk kuasa" yang harus "digenjot" oleh Bupati dan Wabup Solok?

Pertama, tentu saja Sekda Kabupaten Solok yang saat ini masih erat di "genggaman" Medison, S.Sos, M.Si. Media online lokal 7.topone.id menyebut Medison sebagai pejabat bermuka tembok, karena disebut sebagai pejabat pendukung Emiko Epyardi Asda yang kini merapat ke Jon Firman Pandu - Candra.

Kemudian, Kepala BPBD yang saat ini dipegang oleh Plt Marizal, S.Sos, MM, karena Kepala BPBD sebelumnya Irwan Efendi dijadikan Staf Ahli Bupati. Saat ini, posisi Kepala BPBD sedang dalam tahap seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemkab Solok.

Lalu, Dinas Sosial yang dipegang oleh Desmalia Ramadhanur, SH, MM, yang baru saja menggantikan posisi Muliadi Marcos, SH, MM yang mengundurkan diri. Sebelumnya, Desmalia adalah Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang).

Kemudian, Dinas PUPR yang masih dipercayakan pada Effia Vivi Fortuna Adhadi, ST, MM. Vivi kembali dipercaya sebagai Kadis PUPR untuk ketiga kalinya di tiga periode Bupati berbeda. Yakni Bupati Dr. Gusmal, SE, MM, Capt. Epyardi Asda, M.Mar dan Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH.

Lalu, Kepala DPRKPP masih dijabat oleh Retni Humaira, ST, MM, yang saat disuruh mundur dari jabatannya, menolak mengundurkan diri.

Terakhir, Dinas Kominfo yang merupakan "corong" Pemkab Solok dalam hal informasi, saat ini berada dalam "genggaman" Plt. Safriwal, S.Kom, M.CIO, setelah Kadis Kominfo sebelumnya Teta Midra, S.STP, M.Si, disuruh mengundurkan diri. Di sejumlah platform media sosial (Medsos), Safriwal disebut-sebut sebagai pemegang akun "fufufafa Kabupaten Solok", meskipun dia sempat membantahnya.

Pemda dan BGN Salurkan Ribuan Paket Makanan untuk Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Daerah Kabupaten Solok bersama Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Solok terus melakukan upaya penanganan darurat bagi masyarakat terdampak banjir. Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah penyaluran ribuan paket makanan siap saji melalui dapur umum BGN yang beroperasi sejak beberapa hari terakhir.

Penyaluran dikoordinasikan dengan tim penanggulangan bencana, untuk disalurkan pada kantong-kantong daerah yang sangat membutuhkan. Bantuan logistik berupa makanan ini didistribusikan ke sejumlah posko utama yang menampung warga terdampak banjir, serta langsung ke beberapa nagari yang kondisi aksesnya mulai membaik.

Distribusi untuk Posko BPBD Koto Baru

Penyaluran makanan siap santap dilakukan dari beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian :

• SPPG Solok Gunung Talang Batang Barus Mengantarkan 3.556 porsi pada pukul 08.00–09.00 WIB.

• SPPG Solok Gunung Talang Cupak Menyalurkan 3.059 porsi pada pukul 10.00–11.00 WIB.

• SPPG Solok IX Koto Sungai Lasi Guguak Sarai Mengirim 2.451 porsi pada pukul 13.00–14.00 WIB.

Seluruh bantuan ini dipusatkan di Posko BPBD Koto Baru sebelum diteruskan kepada warga terdampak di masing-masing wilayah.

Distribusi untuk Posko Sumani

Bantuan juga disalurkan ke Posko Sumani, dengan rincian.:

• SPPG Solok X Koto Singkarak Untuk warga Koto Sani, Sumani, dan Saniang Baka. – 1.450 porsi didistribusikan malam ini, 27 November 2025 pukul 22.00 WIB. – 1.968 porsi akan disalurkan pada 28 November 2025 pukul 08.30 WIB.

• SPPG Solok Kubung Koto Baru Mengirim 3.165 porsi pada pukul 07.00–08.00 WIB.

Selain itu, pendistribusian langsung kepada masyarakat Paninggahan juga dilakukan dengan jumlah 1.730 porsi.

Bupati Jon Firman Pandu: Pastikan Warga Tidak Kekurangan Logistik

Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan BGN, guna memastikan kebutuhan makan warga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat. JFP menegaskan bahwa pihaknya juga menjamin distribusi bantuan akan terus dilanjutkan sesuai perkembangan kondisi lapangan dan kebutuhan warga di setiap nagari terdampak.

"Dapur BGN hari ini memproduksi ribuan porsi untuk masyarakat yang terdampak, dan kami pastikan penyalurannya tepat sasaran," ungkapnya. (PN-001)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment