Anton Wira Tanjung Sosok Energik di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga
Telah lama pariwisata Padang Pariaman seolah olah mati suri, tidak ada destinasi wisata unggulan di Padang Pariaman. Banyak objek wisata di Padang Pariaman yang dibangun pada masa Kolonel Anas Malik menjadi Bupati seperti pantai Arta, pantai Arga, pantai Tiram, pemandian Lubuk Bonta, Panorama Gunung Tigo, serta Bukik Salasiah seolah dibiarkan begitu saja. Kalau toh ada pembenahan Pantai Tiram, di era Bupati Ali Mukhni, kini bagai hidup segan mati tak mau.
Beberapa waktu belakangan pariwisata Padang Pariaman hanya sibuk pencitraan saja tapi tidak ada pembenahan, destinasi wisata dibiarkan terbengkalai.
Demikian juga pembangunan pemuda Padang Pariaman tidak ada yang mengarahkan, organisasi menjadi pemuda mandiri. Bahkan, gontok -gontokan pun terjadi, ketika pemuda terbelah, perlu disatukan, dibangunkan semangat enterpreneur menuju generas milenial.mandiri dan kreatif. Saatnya generasi muda harus disupport.
Tidak kalah penting juga pembangunan olahraga prestasi dan olahraga rakyat juga minim aktifitas dan prestasi, ini juga harus dibangkitkan. Sehingga kejayaan yang pernah tercatat bisa kembali ditoreh.
Saya melihat sosok muda yang punya semangat luarbiasa, sebagai tokoh penggerak pemuda, pariwisata dan olahraga tersebut ada pada diri Anton Wira Tanjung, yang lahir dari rahim aktivis pemuda dan selalu menggerakkan sektor pariwisata dimanapun beliau ditugaskan. Sosok pamong muda ini, juga diamanahkan memimpin cabang olahraga sepatu roda yang digemari oleh generasi muda saat ini.
Anton Wira Tanjung dengan latar belakang pendidikan Strata Satu Budidaya Perairan Konsentrasi Pengelolaan Mangrove,, dan Strata Dua, Bidang Pengelolaan Wilayah Pesisir Konsentrasi Sistem Informasi Geografis Pesisir, sehari-hari kini Kepala Bagian Protokol Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman.
Sebelumnya, lelaki yang akrab dipanggil Datuk Anton, ini pernah diamanahkan manjadi Kabag Humas, Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan, Camat Batang Gasan, serta PLT Camat VII Koto. Jauh sebelumnya juga sempat menjadi Sekcam Sungai Limau dan Sekretaris Bawaslu Padang Pariaman.
Dengan berbagai jabatan yang pernah diebannya itu, aktifis milenial yang pernah aktif disejumlah organisasi pemuda ini, menjadi sosok yang inspiratif, dimana pun bertugas.Mulai dari menggerakkan penghijauan, kolam ikan darat, sampai penggerak wisata kuliner serta silat tradisional.
Apalagi pariwisata Padang Pariaman, yang sangat kaya dengan objek wisata, memerlukan kolaborasi berbagai OPD, untuk bisa tumbuh dan berkembang.
Misalnya saja, dengan akan dijadikannya Negari Ketaping Kecamatan Batang Anai, sebagai Kampung Nelayan Merah Putih dengan Anggaran lebih kurang Rp 22 Milyar, artinya Ketaping bukan saja sekedar Kampung Nelayan biasa. Tapi lebih dari itu, bakal tampil sebagai salah satu Destinasi objek Wisata baru di Padang Pariaman. Dan, Anton Wira Tanjung, memotret, ke depan Padang Pariaman, perlu diwujudkan sebagaimana visi misi, Bupati JKA dan Wabup Rahmat, menjadi kawasan Perisai. Yang berarti, Perikanan, Pertanian dan Pariwisata terintegrasi.
Semangat Anton Wira Tanjung itu, mendapat respons positif dari Pucuk Adat Nagari Ketaping Rangkayo Rajo Sampono. Menurut Rajo, untuk mengelola objek wisata yang begitu kompleks di Padang Pariaman, dan menggerakkan pemuda dengan semangat entrepreneur serta memiliki jiwa mandiri, diperlukan sosok yang akomodatif, energik serta mampu berkomunikasi ke atas dan ke bawah.
"Sosok itu, ada dalam diri pamong muda Anton Wira Tanjung. Beliau paling layak untuk memimpin Disparpora Padang Pariaman," ungkap Rangkayo Rajo Sampono.***

Post a Comment