News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tommy Irawan Sandra Kunci 11 Dukungan KONI Kabupaten/Kota, Musorprov KONI Sumbar Aklamasi!

Tommy Irawan Sandra Kunci 11 Dukungan KONI Kabupaten/Kota, Musorprov KONI Sumbar Aklamasi!

Padang, PATRONNEWS.co.id - Bakal Calon Ketua Umum KONI Sumbar, Tommy Irawan Sandra, mengunci 11 dukungan dari 15 KONI Kabupaten/Kota se-Sumbar. Artinya Musorprovlub KONI Sumbar 2025 berlangsung tanpa pesaing alias aklamasi. Karena, calon lain tidak bisa lagi memenuhi syarat, karena mereka hanya mendapat 4 suara. Sedangkan syarat untuk dukungan dari KONI kabupaten/kota ini adalah 5 suara. Namun, dari info yang beredar di lapangan saat ini, hasil verifikasi berkas bakal calon dari Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Sumbar periode 2025-2029, meloloskan dua bakal calon yang mendaftar.

"Info yang saya dapat dari TPP saya dan calon lain diloloskan sebagai calon Ketua KONI. Saya juga tidak tahu alasan kenapa bisa lolos kedua-duanya. Padahal saya sudah mengunci suara KONI," ujar Tommy Irawan Sandra salah satu calon Ketua KONI Sumbar kepada media di Padang, Minggu (28/9/25).

Bila benar itu terjadi, TPP atau wasit sudah mencederai nilai-nilai sportivitas dalam olahraga.

"Sebanyak 11 dukungan KONI kabupaten/kota ini, from suratnya adalah keluarkan TPP. TPP sendiri hanya mengeluarkan satu from surat. Itu artinya kalau ada from lain, tentu itu palsu. Tapi anehnya TPP katanya tetap meloloskan itu," terang Tommy.

Kata Tommy, saat mendaftar dia juga menanyakan ke TPP, betapa jumlah form surat dukungan yang dikeluar TPP untuk masing-masing pemilik suara. Dengan tegas TPP yang menerima berkas Tommy, hanya satu form surat yang diberikan.

"Kalau melihat form surat dukungan, terutama form surat dukungan KONI kabupaten/kota, hanya kami sendiri yang bisa lolos. Soalnya from ini murni keluaran TPP yang ada tanda khususnya," tegas Tommy

Bila benar Keputusan TPP soal meloloskan kedua bakal calon menjadi calon, ini bisa memicu kegaduhan diarena Musorprovlub. Para peserta terutama cabor pendukung Tommy akan melakukan protes keras. Soalnya, sama-sama diketahui, pada saat rakor, tim TPP bersama Caraketer KONI Sumbar dan peserta sudah menyepakati syarat untuk bakal calon yang akan maju salah satunya berapa jumlah surat dukungan yang harus didapat untuk KONI kabupaten/kota dan pengprov Cabor.

Dalam Rakor itu diputuskan, bakal calon harus bisa mendapatkan 5 surat dukungan untuk KONI kabupaten/kota dan 21 surat dukungan dari Pengprov Cabor. From surat dukungan dikeluarkan TPP dengan tanda khusus dan masing-masing pemilik suara hanya mendapat satu form surat.

Esneti: TPP KONI Sumbar Jangan Bikin Gaduh

Esneti tokoh olahraga perempuan di Sumbar memberikan pernyataan tegas kepada awak media agar Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Sumbar periode 2025 – 2029 agar menjalankan setiap tahapan demi tahapan secara adil dan independen.

"Saya berharap TPP benar-benar menjalankan tugas sesuai amanah, tidak boleh ada tekanan dari pihak mana pun. Proses ini harus steril, transparan, dan profesional. TPP wajib tegas, bebas dari campur tangan pihak luar. Jangan bikin gaduh," ujar Esneti, Minggu (28/9/25).

Kenetralan TPP yang disampaikan Esneti itu bukan tanpa alasan, soalnya diduga, TPP sudah tidak netral lagi dalam melakukan verifikasi berkas bakal calon ketua. Sebagai contoh,  sebanyak  ada 11 KONI kabupaten/kota yang memberi dukungan kepada Tommy Irawan Sandra untuk maju sebagai Ketua KONI Sumbar, namun di sisi lain juga ada calon lain memasukkan berkas dengan dukungan yang sama. Padahal, TPP sendiri sudah tegas menyatakan dalam Rakor, form surat dukungan hanya satu yang diberikan kepada masing-masing cabor.

Tommy sendiri juga sudah mengunci surat dukungan untuk koni. Itu artinya, Tommy sudah menang secara aklamasi, soalnya 11 suara yang ada pada Tommy hanya menyisakan empat suara lagi.

"Dukungan yang diberikan 11 KONI Kabupaten/kota ini kepada Tommy bukan rekayasa, form surat dukungan adalah hasil TPP yang mempunyai tanda khusus. Di mana form surat dukungan ini hanya diberikan satu kepada pemilik suara," terangnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan proses seleksi sangat menentukan arah pembinaan olahraga Sumbar ke depan. Oleh karena itu, integritas dan netralitas TPP menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan publik dan dunia olahraga.

"Ketua TPP dan anggota TPP harus netral, ini amanah yang harus dikerjakan, jaga sportivitas sebagai bukti kecintaan terhadap olahraga, jangan sampai berpihak pada salah satu calon dan jangan menerjang aturan," pungkasnya. (*/PN-001)

Sumber: khazminang

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment