News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Lima Korban Tewas Erupsi Marapi Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polda Sumbar

Lima Korban Tewas Erupsi Marapi Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polda Sumbar

BUKITTINGGI, PATRONNEWS.CO.ID - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar telah melakukan identifikasi jenazah pendaki Gunung Marapi yang ditemukan dalam kondisi tewas. Dari 11 korban tewas, sebanyak 5 jasad sudah teridentifikasi di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi. 

Kasubbid Dokpol Bikdokes Polda Sumbar, dr. Eka Purnamasari mengatakan semua jasad sudah diserahkan ke pihak keluarga. Menurut Eka, jenazah pendaki Gunung Marapi yang ditemukan tidak sempurna atau rusak. Identifikasi dilakukan agar nanti tidak salah, saat penyerahan kepada keluarga.

Menurut Eka, teknis identifikasi dengan mengumpulkan data orang hilang dari pihak keluarga, menanyakan ciri khas korban. Kemudian, mencocokkan data di Posko antemortem atau tempat pemeriksaan yang berada di Rumah Sakit Achmad Mochtar. 

"Dari posko nanti kami cocokan data dengan jenazah korban yang berada di kamar jenazah. Setelah dilakukan pencocokan data tersebut baru diserahkan ke pihak keluarga," kata Eka.

Eka menjelaskan, waktu penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dapat dilakukan dalam sehari. Hal itu tergantung kondisi jenazah yang tidak banyak mengalami kerusakan dan dokumen lengkap saat pencocokan data.

"Pada posko antemortem dapat dilakukan pengambilan sampel DNA, sampel dokumen seperti KTP, Surat Keterangan Lahir, ijazah, foto. Lalu properti korban sebelum berangkat naik Gunung Marapi yang dapat diminta kepada keluarga korban,” ujarnya.

Eka menambahkan, saat ini sudah ada sekitar 20 orang keluarga korban pendaki Gunung Marapi yang melaporkan kepada tim. 

Dari hasil identifikasi jenazah data korban yang teridentifikasi adalah:

1. M. Adan

Jenis Kelamin (JK): Laki-laki

Umur: 21 tahun

Alamat: Pekanbaru

2. M. Teguh Amanda

JK: Laki-laki

Umur: 19 tahun

Alamat: Padang

3. Nazatra Adzin Mufadhol

JK: laki-laki

Umur: 22 tahun

Alamat: Kapau, Pekanbaru, Riau

4. M. Al Fikri

JK: Laki- laki

Umur: 19 tahun

Alamat: Padang

5. Nurva Afitri

Jk : Perempuan

Umur : 27 tahun

Alamat : Padang Pariaman

Sebelumnya, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menemukan 14 pendaki Gunung Marapi, Senin (4/12/2023). Kondisinya, 11 orang dalam keadaan meninggal dunia, dan 3 orang selamat. Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, saat ini survivor dimaksud dalam proses evakuasi dari puncak menuju pos.

"Tim gabungan berhasil menemukan 3 orang selamat dan 11 orang dalam keadaan mac delta (meninggal dunia). Evakuasi ke bawah sedang dilakukan," kata Abdul Malik.

Secara keseluruhan, Abdul Malik menjelaskan, jumlah pendaki yang terjebak di jalur pendakian saat erupsi Marapi pada Minggu 3 Desember 2023 sebanyak 75 orang sesuai data dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat. Melalui upaya evakuasi di hari pertama, berhasil diturunkan 49 orang. Dari jumlah itu, 7 di antaranya mengalami luka bakar dan harus dirawat di rumah sakit.

"Yang mengalami luka dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang Panjang dan Bukittinggi. Sementara yang sehat sudah pulang ke rumah masing-masing," ucapnya.

Sementara pada evakuasi hari kedua, Senin 4 Desember ditemukan 14 orang pendaki. Tercatat 11 orang meninggal dunia, dan 3 orang selamat. Dengan demikian, saat ini masih terdapat 12  survivor yang masih dalam pencarian. (*/PN-001)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment