News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Solok, Eri Kanser, Meninggal Dunia

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Solok, Eri Kanser, Meninggal Dunia


SOLOK - Organisasi Kepemudaan (OKP) Pemuda Pancasila (PP) Kota Solok berduka. Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Solok, Asri Yani yang akrab disapa Eri Kanser, meninggal dunia, Senin Shubuh (9/12/2019). Eri Kanser meninggal saat menjalani perawatan intensif ddi salah satu rumah sakit di Kota Solok.

Ketua Dewan Penasehat MPC PP Kota Solok, Reinier Dt Mangkuto Alam, yang juga Wakil Walikota Solok, mengunggah kabar tersebut di akun media sosialnya.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmattulah adik kami, Eri Kanser/Ketua MPC PP Kota Solok Subuh tadi. Mohon kiranya sanak saudara memberikan maaf atas segala kekurangannya, semoga Allah memudahkan, melancarkan jalannya serta diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya..,"

Saat dihubungi, Reinier mengatakan jenazah akan dibawa ke rumah duka di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, dan selanjutnya disemayamkan di rumah duka di Payakumbuh.

"Kami, atas nama keluarga dan MPC PP Kota Solok, mengharapkan maaf dari seluruh masyarakat, kolega dan rekan-rekan Eri Kanser di manapun berada. Semoga semua amal ibadah mendapat balasan surga Allah," ungkap Reinier.

Sekilas Eri Kanser

Asri Yani yang akrab disapa Eri Kanser, menggebrak di Kota Solok dengan mengambil alih komando Pemuda Pancasila (PP) Kota Solok. Meski hanya tamat SD, pria yang akrab disapa Eri Kanser ini dipercaya memimpin PP Kota Solok secara aklamasi.

Pemuda Pancasila (PP) menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan yang sangat disegani. Mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah. Keberadaan ormas yang sebelumnya adalah underbow (organisasi sayap) Partai Golkar ini, memasuki era baru dengan menjadi ormas. Pilihan menjadi ormas ini, membuat PP harus mandiri dan tidak terikat.

Di Kota Solok, keberadaan PP selalu mewarnai roda kehidupan di Kota Beras Serambi Madinah. Bahkan, dengan PP, sejumlah petingginya mampu menduduki posisi strategis. Sebut saja Noviardi Syam (mantan Ketua DPRD Kota Solok), Amnasmen (Ketua KPU Sumbar) hingga Yutris Can (Ketua DPRD Kota Solok). Berbagai kegiatan dilaksanakan mampu "mengambil hati" warga kota.

Naiknya Eri Kanser sebagai Ketua PP Kota Solok membuat buncah. Pasalnya, Eri dikatakan telah merobek tradisi selama ini, bahwa Ketua PP selalu "pejabat" dan tokoh politik di Kota Solok. Bahkan, posisi itu "diambil" Eri dari tangan Yutris Can yang saat ini merupakan Ketua DPRD Kota Solok saat ini. Eri Kanser malah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) pada 26 Maret 2018 lalu di Aula Kodim 0309 Solok. Yang paling disorot tentu saja riwayat pendidikan Eri yang hanya tamat SD dan latar belakangnya yang "orang balai".

Sebagai kader PP yang dikenal sangat militan, Eri Kanser yang bergabung dengan PP Kota Solok sejak 1993, mengaku dirinya sangat tersanjung dengan kepercayaan yang diberikan. Meski sudah menjadi rahasia umum, Ketua PP Kota Solok selalu terjun ke politik, Eri Kanser mengaku hal itu tidak pernah terniat di fikirannya. Bahkan sampai saat ini, Eri tidak pernah mengurus ijazah paket B dan paket C.

Mengenai latar belakangnya, Eri Kanser berasal dari anak seorang tentara pejuang. Sang ayah, Syamsuar Tailor adalah seorang tentara yang tak pernah mengurus gaji dan status veterannya. Sementara nama panggilan Kanser, berasal dari nama kakaknya Kanser Richard. Karena banyak yang bernama Eri di Kota Solok, dia dipanggil Eri adik si Kanser, yang kemudian melekat sebagai Eri Kanser. Sementara nama Asri Yani, berasal dari nama Jenderal Ahmad Yani, karena dirinya lahir saat peringatan satu tahun meninggalnya Ahmad Yani, yaitu pada 5 Oktober 1966.

Eri Kanser dikenal sebagai pakar akupuntur dan pakar pijat refleksi di Kota Solok. Ilmu ini didapatnya saat bertualang ke Filipina di masa mudanya. Bahkan dengan kemampuan ini, hampir seluruh negara di Asia tenggara sudah dipijaknya untuk mengobati pasien. Bahkan, dirinya pernah menikah dengan seorang Cina dan memiliki anak Vinolia Veronica (8) yang kini tinggal di Singapura. Eri hidup bersama istrinya, Novianti dengan ketiga anaknya yaitu Yohana Febiola (22), Anggara Ari Kusuma (17)dan Rahyu Rahmadani (13). (PN-001)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment